Bagaimana summer kalian, Guys? Semoga asyik ya. Yang udah masuk sekolah, semoga menikmati kelas dan teman-teman baru. Yang baru masuk kerja, ya semoga kerasan aja. Dan ... jangan lupa simak lagi drama summer berikut ini.




Eigyou Buchou Kira Natsuko


Tayang: Pada pukul 22.00 mulai Kamis, 21 July 2016


Stasiun TV: Fuji TV


Penulis naskah: Inoue Yumiko (Isan Souzoku, Hirugao, Pandora Series)


Genre: kantor


Pemeran: Matsushima Nanako, Matsuda Ryuhei, Harada Taizo, Ito Ayumi, Ishimaru Kanji, Okada Yoshinori, Isao Itsuji, Daigo, Adachi Rika, Shirasu Jun, Takagi Wataru, Takahashi Konosuke, Matsubara Chieko


Sinopsis:


Kira Natsuko (Matsushima Nanako) adalah seorang wanita karir sukses sebagai direktur kreatif pada perusahaan periklanan. Dia menikah dengan Kotaro (Harada Taizo) sebelum 40 tahun dan memiliki anak lalu mengambil cuti melahirkan. Tiga tahun kemudian, dia kembali bekerja. Tapi situasinya berubah sama sekali dan Takagi Keisuke (Matsuda Ryuhei) sekarang yang jadi direktur kreatif. Perusahaan mengalamai kemunduran dan sejumlah karyawan dipecat. Natsuko diterima lagi tapi tidak di departemen kreatif, melainkan departemen penjualan yang berbeda dengan harapannya. Dia harus berurusan dengan berbagai macam masalah antara pekerjaan dan keluarganya. Tidak ingin dibantu oleh ibu mertuanya, (Matsubara Chieko), Natsuko mempekerjakan seorang perawat bayi (Ito Ayumi). Tapi kehadiran perawat bayi membuat keluarganya menjadi semakin jauh. Di perusahaan, dia juga tidak lagi percaya diri dan menjadi frustasi. Tidak lama kemudian, dia dan suaminya pun mengalami masalah.


Website: www.fujitv.co.jp/kiranatsuko



Yisan Sozoku Bengoshi Kakizaki Shinichi


Tayang: Pada pukul 23.59 mulai Kamis, 7 July 2016


Stasiun TV: NTV


Penulis naskah: Hayashi Makoto (Doctor Chousahan, Doctor X Seasons 2 – 3, Strawberry Night Series)


Genre: hukum


Pemeran: Mikami Hiroshi, Morikawa Aoi, Sakai Wakana, Toyohara Kosuke, Okina Megumi (bintang tamu), Sasai Eisuke (bintang tamu), Izumiya Shigeru (bintang tamu)


Sinopsis:


Kakizaki Shinichi (Mikami Hiroshi) sebenarnya adalah seorang pengacara yang brilian tapi dihukum dan kehilangan kredibilitas setelah berkelahi dengan penuntut dalam sebuah kasus. Dengan hutang yang banyak, Kakizaki kesulitan memiliki kepercayaan diri atas kliennya. Kemudian tanpa terduga, dia mendapat klien pria kaya soal warisan. Kakizaki tidak pernah muncul di pengadilan dan dia menjadi pengacara ahli bidang warisan.


Website: www.ytv.co.jp/kakizaki




Denshichi Torimonochou


Tayang: Pada pukul 20.00 mulai Jumat, 15 July 2016


Stasiun TV: NHK BS Premium


Penulis naskahs: Moriwaki Kyoko (Watashi o Mitsukete, Ginnikan, Last Dinner), Yamamoto Mutsumi (Kounodori, Yae no Zakura)


Karya asli: Denshichi Torimonochou oleh Jinde Tatsuro


Genre: sejarah


Pemeran: Nakamura Baijaku, Katono Taiko, Tokushige Satoshi, Tanaka Misako, Harada Natsuki, Ishibashi Renji, Matsudaira Ken


Sinopsis:


Denshichi (Nakamura Baijaku) dari Kuromoncho adalah bagian dari kepolisian. Dia menghukung para penjahat di jalanan pada zaman Edo dengan sebuah benda yang dipercayakan padany oleh inspektur Toyama Saemon (Matsudaira Ken), yang merupakan seorang hakim di Kitamachi.


Website: www.nhk.or.jp/jidaigeki/den7




Yassan ~ Tsukiji Hatsu! Oishi Jikenbo


Tayang: Pada pukul 20.00 mulai Jumat, 22 July 2016


Stasiun TV: TV Tokyo


Penulis naskah: Oshima Satomi (Hanamoyu, Koisuru Hae Onna, Hayami-san to Yobareru Hi)


Karya asli: Yassan Series oleh Hara Koichi


Genre: makanan


Pemeran: Ihara Tsuyoshi, Emoto Tasuku, Yamamoto Maika, Kamiji Yusuke, Itaya Yuka, Satomi Kotaro, Sasaki Nozomi (bintang tamu)


Sinopsis:


Yasu (Ihara Tsuyoshi) yang tidak punya uang dan tempat tinggal dari Ginza punya mulut kasar tapi peduli dan dikenal oleh orang-orang sekitarnya sebagai Yassan. Dihormati oleh Tsukiji dan bahkan chef hotel, dia memiliki kemampuan dan pengatahuan soal makanan. Suatu hari, seorang pria muda Takao (Emoto Tokie) yang bekerja di perusahaan IT, dipecat dan minta jadi muridnya. Bersama Takao, Yassan menghukum orang yang menyia-nyiakan makanan dan masa lalunya pun perlahan terkuak.


Website: www.tv-tokyo.co.jp/yassan




Yowamushi Pedal


Tayang: Pada pukul 21.00 mulai Jumat, 26 Agustus 2016


Stasiun TV: BS Skyperfect


Penulis naskah: Fukihara Kota


Karya asli: Yowamushi Pedal oleh Watanabe Wataru


Genre: olahraga


Pemeran: Ogoe Yuki, Kimura Tatsunari, Fukazawa Taiga, Gomoto Naoya, Tomotsune Yuki, Baba Ryoma, Kujirai Kosuke, Yashima Ryo, Teruma, Hirai Hiroki, Asato Yuya, Sakurai Minami, Takigawa Eiji, Suzuki Hiroki, Kitamura Ryo, Miyazaki Shuto, Aoki Soramu, Akimoto Ryutaro, Ueda Keisuke, Murata Mitsu


Sinopsis:


Onoda Sakamichi (Ogoe Yuki) fans berat Akihabara yang aneh, baru saja masuk SMA di perfektur Chiba. Dia mencoba bergabung dengan klub anime di sekolah untuk mendapatkan teman. Tetapi, Sakamichi bertemu teman sekelas Imaizumi Shunsuke (Kimura Tatsunari) dan Naruko Shokichi (Fukazawa Taiga). Karena suka bersepeda dia bergabung dengan klub bersepeda. Dipimpin oleh kapten, Kinjo Shingo (Gomoto Naoya), siswa kelas tiga, anggota klub ingin jadi yang terbaik dalam kompetisi antar sekolah. Sebagai orang baru, Sakamichi mengalami bersepeda dengan Imaizumi dan Naruko, balapan untuk siswa kelas satu dan pelatihan empat hari 1000 km. Siapa yang akan terpilih untuk kompetisi antar sekolah?


Website: www.bs-sptv.com/yowapeda




Suizokukan Girl


Tayang: pada pukul 22.00 mulai Jumat, 17 June 2016


Stasiun TV: NHK


Penulis naskah: Arai Shuko (Higanbana, Mother Game, Shima no Sensei)


Karya asli: Suizokukan Girl oleh Mokumiya Jotaro


Pemeran: Matsuoka Mayu, Kiritani Kenta, Sawabe Yu, Adachi Rika, Uchida Asahi, Kinoshita Houka, Nishida Naomi, Toda Keiko, Ishimaru Kanji, Ito Shiro


Sinopsis:


Sudah tiga tahun Shima Yuka (Matsuoka Mayu) bergabung dengan perusahaan ekspor impor. Tetapi, dia banyak melakukan kesalahan. Yuka sebenarnya diminta pindah ke Hamakaze Aquarium. Training harian dengan seniornya, Kaji Ryohei (Kiritani Kenta); Imada Shuta (Sawabe Yu); Yoshizaki Kazuko (Nishida Naomi); kepala departemen umum Kurano Hisayuki (Ishimaru Kanji) dan direktur akuarium misterius Utsumi Ryotaro (Ito Shiro) seperti angin ribut. Bahkan lumba-lumba yang diurusnya pun tidak bisa diatur. Meski begitu, Yuka tetap berpikir positif.


Website: www.nhk.or.jp/drama10/suizokukan




Kami no Shita o Motsu Otoko


Tayang: Pada pukul 22.00 mulai Jumat, 8 July 2016


Stasiun TV: TBS


Penulis naskah: Sakurai Takeharu (Yamegoku, Take Five, Ataru Series)


Genre: komedi misteri


Pemeran: Mukai Osamu, Kimura Fumino, Sato Jiro, Hino Shohei, Takuma Shin, Hirosue Ryoko, Kitaro (bintang tamu), Usuda Asami (bintang tamu), Matobu Sei (bintang tamu), Emoto Tokio (bintang tamu), Tokunaga Eri (bintang tamu), Ishibashi Renji (bintang tamu)


Sinopsis:


Tomonaga Ranmaru (Mukai Osamu), Kamekanbo Hikaru (Kimura Fumino) dan Miyazawa Kanji (Sato Jiro), yang bertemu dalam situasi enah, naik mobil untuk makan dan tidur di penginapan dalam perjalanan ke penjuru Jepang untuk mencari seorang geisha bernama Miyabi (Hirosue Ryoko).


Website: www.tbs.co.jp/ranmaru_tbs




Gurame! ~ Souri no Ryoriban


Tayang: Pada pukul 23.15 mulai Jumat, 22 July 2016


Stasiun TV: TV Asahi


Penulis naskah: Hishida Shinya


Karya asli: Gourmet ~ Daisaishou no Ryorinin oleh Nishimura Mitsuru


Genre: makanan


Pemeran: Goriki Ayame, Takito Kenichi, Takahashi Issei, Shinkawa Yua, Naito Risa, Matsuo Yukimi, Miyake Hiroki, Kohinata Fumiyo


Sinopsis:


Perdana menteri Ato Ichiro (Kohinata Fumiyo) dan sekretasi pribadinya Koga Seiji (Takito Kenichi) memutuskan untuk mengembalikan chef kediaman perdana menteri dan membuat penunjukkan pertama sejak perdana menteri Yoshida Shigeru nyaris 70 tahun.


Koga bertemu Ichiki Kurumi (Goriki Ayame) yang berusia 25 tahun menunggu di meja dari restoran tradisional Jepang dan mendapati dia adalah chef. Koga mendekati Kurumi dan memintanya datang ke kediaman perdana menteri sebagai chef Ato dan dia setuju meski masih ragu. Kurumi membuat makanan untuk tamu internasional di kediaman itu. Tapi, dunia chef didominasi oleh pria bahkan di kediaman perdana menteri. Chef kepala Kiyosawa Haruki (Takahashi Issei) memperlakukan Kurumi dengan tidak baik.


Website: www.tv-asahi.co.jp/gurame




Crow’s Blood


Tayang: mulai Sabtu, 23 July 2016


Jaringan: Hulu


Penulis naskah: Moto Azabu Factory


Karya asli: Crow’s Blood oleh Akimoto Yasushi


Genre: horor misteri


Pemeran: Watanabe Mayu, Miyawaki Sakura, Miura Takahiro, Kashiwagi Yuki, Iriyama Anna, Kizaki Yuria, Kato Rena, Mukaichi Mion, Yokoyama Yui, Matsui Jurina, Hasegawa Tomoharu, Kaku Tomohiro, Maiko, Bessho Tetsuya, Sometani Shota, Lily Franky, Dan Mitsu


Sinopsis:


Isozaki Kaoru (Watanabe Mayu) adalah anak kelas tiga SMA biasa yang sekolah di sekolah khusus putri. Seorang siswi misterius Togawa Maki (Miyawaki Sakura) yang latar belakangnya misterius datang ke kelas Kaoru. Suatu hari, Maki mimisan dan berwarna hitam secara tiba-tiba, mengagetkan teman-temannya. Kenapa darahnya hitam dan siapa dia sebenarnya? Semua orang yang dekat dengan Maki dan mencoba memecahkan misteri, terlibat kasus aneh. Kemudian infeksi darah hitam misterus menjangkiti sekolah.


Website: hulu-japan.jp/crows-blood




Otoko Meshi


Tayang: Pada pukul 24.12 mulai Sabtu, 16 July 2016


Stasiun TV: TV Tokyo


Penulis naskahs: Nemoto Nonji (Night Hero Naoto, Hatsukoi Geinin, Yowakutemo Katemasu), Shimizu Masashi


Karya asli: Otoko Meshi oleh Fukuzawa Tetsuzo


Genre: makanan


Pemeran: Namase Katsuhisa, Emoto Tokio, Uchida Rio, Takahata Yuta, Tozuka Junki, Kinoshita Takayuki, Kimoto Takehiro, Miura Masaki


Sinopsis:


Seorang mahasiswa Wakamizu Ryota (Emoto Tokio), yang sedang mencari pekerjaan terlibat dengan gangster. Hidup Ryota diselamatkan oleh Yanagiba Ryuichi (Namase Katsuhisa), bos dari Yanagiba-gumi dan Ryota pun akhirnya membawa Yanagiba ke rumahnya. Mengabaikan Ryota yang ingin Yanagiba pergi secepatnya, Yanagiba menggunakan bahan-bahan di lemari es dan membuat makanan. Tanpa diduga, makanan itu enak meski bahan-bahannya agak maksa. Inilah awal hidup dua orang yang terhubung oleh makanan.


Website: www.tv-tokyo.co.jp/otokomeshi




Koekoi


Tayang: Pada pukul 24.52 mulai Sabtu, 9 July 2016


Stasiun TV: TV Tokyo


Penulis naskahs: Ohashi Rieko (Kari Kare, Kuro no Onna Kyoushi, Shima Shima), Miura Naoyuki


Karya asli: Koekoi oleh Doruru


Genre: romantis


Pemeran: Nagano Mei, Ryusei Ryo, Sakurai Takahiro, Ochiai Motoki, Otomo Karen, Sakurada Dori, Mizutani Kaho, Shiraishi Shunya, Morio Yumi, Karata Erika


Sinopsis:


Yoshioka Yuiko (Nagano Mei) harus istirahat karena flu saat baru saja masuk sekolah. Dia mendapat telepon dari teman sekelasnya yang sempurna Matsubara-kun (suara oleh Sakurai Takahiro). Suaranya di telepon membuat hati Yuiko berdetak kencang. Tapi saat dia datang ke sekolah hari berikutnya dan mencoba menemui Matsubara-kun, dia bertemu pria misterius yang mengenakan tas kertas di kepalanya. Inilah awal kehidupan sekolah Yuiko.


Website: www.tv-tokyo.co.jp/koekoi


 

Cr. All English text from www.jdramas.wordpress.com


Kelana hanya menerjemahkan dalam bahasa Indonesia


Posting at www.elangkelana.net


 
Bening Pertiwi 14.37.00
Read more ...

SINOPSIS dorama Sekai Ichi Muzukashii Koi episode 05 part 2. Reiji masih saja terus uring-uringan tidak jelas. Ia masih menunggu Misaki memberikan jawabannya. Meski di depan Misaki Reiji tetap bersikap sabar dan baik-baik saja, tapi di balik semua itu hatinya sudah terus bergemuruh kesal.



Reiji tengah asyik membuka-buka buku panduan pesta di mejanya saat sekt.Maiko masuk an memberikan buku lain. Sebentar lagi mereka akan mengadapan pesta perayaan pernikahan sopir Katsunori-san dan Reiji ingin melakukan sesuatu untuknya.


“Apa semuanya akan datang?” tanya Reiji.


“Ya. Shibayama Misaki juga akan hadir,” ujar sekt.Maiko.


Mata Reiji membulat saat membaca isi bukua yang tengah dipegangnya, ‘Kejutan: Cara untuk Membuat Tamu Tidak Merasa Bosan’. Tapi saat sekt.Maiko ingin tahu, Reiji buru-buru menarik buku itu menjauh.



Pesta yang sudah dipersiapkan pun tiba. Para staf berkumpul di bar untuk makan dan minum. Katsunori-san merasa sangat berterimakasih karena orang-orang mau ikut merayakan pestanya itu. Salah satu staf bertanya soal bagaimana Katsunori-san bertemu pasangannya ini.


Akhirnya Katsunori-san pun memulai cerita. Dia dan pasangannya ini bertemu saat masih SMA dulu. Mereka pernah kencan sekali, tapi karena Katsunori-san berandalan saat itu, si wanita meninggalkannya. Setelah lulus dari universitas, si wanita sempat bekerja di organisasi internasional sehingga sering berada di luar negeri. Dan setelah 30 tahun, si wanita akhirnya bersedia memberikan Katsunori-san kesempatan kedua dan mau menerimanya.


Para staf itu merasa takjub luar biasa. Karena menunggu 30 tahun jelas bukan hal biasa. Meski memang selama ini pekerjaan Katsunori-san kebanyakan menunggu presdir Reiji, tapi tetap saja 30 tahun adalah suatu yang sangat istimewa.


Mendengar kisah ini, Ieyasu langsung sumringah. Meski selama ini cintanya ditolak oleh Mahiro, ia yakin kalau akan tetap menunggu sampai Mahiro mau menerimanya, bahkan kalau perlu selama 31 tahun. Mahiro jelas menolak ide ini, ia berkeras tidak akan tertarik sama sekali dengan Ieyasu. Tapi Ieyasu tetap tidak berubah pikiran.


Melihat keseriusan Ieyasu ini, ketua tim Goro-san pun setuju. Ia berpikir kalau Mahiro dan Ieyasu akan cocok. Mahiro terkejut, karena orang yang dia sukai justru bicara seperti ini. Karena kesal, Mahiro kemudian mengajak semuanya untuk minum lagi. Dan ia sendiri minum cukup banyak malam itu.



Tidak lama setelah Reiji datang bersama sekt.Maiko dan seorang pria asing. Reiji pun memperkenalkan pria ini sebagai sopir pengganti, namanya Jack. Si pria asing ternyata sangat mahir bicara bahasa Jepang. Katsunori-san dan karyawan lain keheranan karena tiba-tiba saja Reiji mencari sopir pengganti tanpa pemberitahuan lebih dulu.


Tapi sekt.Maiko kemudian yang menjelaskan semuanya. Jack ini akan mengantar Reiji pulang malam ini. Dan dia adalah sopir pengganti selama Katsunori-san diberi cuti untuk bulan madu. Cuti ini adalah hadiah pernikahan dari Reiji untuk Katsunori-san atas dedikasi kerjanya selama ini.


Sekt.Maiko kemudian menyodorkan semacam kartu pada Reiji. Reiji melirik sekilas ke arah Misaki yang ternyata tengah membantu Mahiro yang terlanjur mabok, di pinggir ruangan. Usaha Reiji untuk menarik perhatian Misaki pun gagal. Saking senangnya mendapat bonus dari sang bos, Katsunori-san pun memeluk Reiji diiringi tepuk tangan dari karyawan lainnya.



Pesta pun berlanjut. Tapi Reiji memilih duduk sendirian dan minum sambil sesekali melirik ke arah Misaki yang masih sibuk mengurus Mahiro. Reiji sudah kehilangan harapan untuk bersikap baik agar Misaki terkesan olehnya.


Misaki pun kemudian minta izin pada Reiji untuk pergi dulu, karena akan mengantar Mahiro yang mabuk. Reiji hanya mengangguk mengijinkan tanpa berkomentar lebih panjang lagi.


Reiji kembali pada minuman di hadapannya. Bahkan saat ketua tim Goro-san mengajak Reiji untuk bergabung dengan mereka minum lagi di tempat lain, Reiji menolak. Reiji memilih untuk pulang saja ke apartemennya.



Mahiro sudah cukup sadar dari maboknya. Ia bersama Misaki berhenti di sisi jembatan, menikmati udara malam yang segar. Mahiro menyesal sekali karena sudah menyusahkan Misaki karena minum banyak malam itu. Tapi Misaki tidak merasa keberatan dengan itu.


Mahiro menanyakan soal ungkapan cinta dari Reiji. Tapi Misaki mengatakan kalau ia belum memberikan jawaban apapun. Mahiro berpikir kalau sayang sekali jika ditolak. Karena impian Misaki adalah membuat hotel sendiri, maka menerima Reiji bisa jadi jalan yang tepat untuk mewujudkan mimpi itu.


“Tapi impian dan cinta tidak sama,” ujar Misaki. “Aku tidak pernah berpikir menginginkan seorang pria untuk membantu mewujudkan impianku.”


“Kenapa? Bukankah bagus jika kalian berdua berjalan bersama menuju tujuan yang sama?” Mahiro heran.


“Aku ingin kami berjalan bersama. Tapi kurasa aku tak mau dia mengulurkan tangan padaku. Aku tak akan sanggup melangkah jauh jika tak menggunakan kekuatan sendiri, 'kan?”


Tetap saja Mahiro menganggap kalau keputusan Misaki ini terlalu serius. Kesempatan di depan matanya justru tidak segera diambil.



Reiji pulang ke apartemennya. Dia masih saja mengomel kesal karena Misaki tidak mengacuhkannya dan justru asyik membantu rekannya yang sakit. Reiji protes, kemana kebaikan Misaki untuknya. Reiji juga kesal karena Misaki pernah meminta waktu untuk berpikir, tapi hingga hari ini pun belum ada jawaban untuknya.


“Seorang pria populer terus memberi dan tidak meminta kebaikan,” komentar sekt.Maiko.


“Aku lelah karena hanya aku yang berusaha keras soal ini. Tidak masalah jika aku bukan pria toleran dan tak bisa mengatakan kebohongan manis. Aku tak terbiasa dengan usaha untuk menjadi pria populer. Aku tidak bisa membiasakan diri,” omel Reiji lagi.


Malam itu bulan sedang terang. Reiji duduk di teras memandang langit. Pikirannya masih terus mengangkasa pada Misaki. Tidak berbeda, Misaki yang sedang berendam di pemandian pun masih memikirkan jawaban apa yang akan diberikannya pada Reiji.



Hari berjalan seperti biasanya. Omelan Reiji soal Misaki sudah mulai tak terdengar. Reiji sendiri sibuk dengan pekerjaan yang hilir mudik tiap waktu. Ia bahkan mengabaikan dan kembali tidak menjawab salam dari para karyawannya saat baru saja tiba di kantor.


“Permisi. Aku sudah menyelesaikan proposal untuk pengembangan ruang anak-anak di cabang Kanazawa,” ujar Misaki yang baru saja masuk ke ruangan Reiji.


Saat itu Reiji tengah berdiri dan membelakangi Misaki. Ia sama tidak terlalu antusias, “Baik... Simpan di mejaku, akan ku baca nanti.”


“Apa hari ini anda akan ke pusat kebugaran?” tanya Misaki kemudian.


Reiji hanya melirik sekilas, “Ya, rencananya begitu.”


“Soal jawaban yang anda tunggu.”


“Begitu. Aku akan ada di pusat kebugaran hingga pukul 19:00,” ujar Reiji akhirnya.



Kesibukan kantor berlanjut seperti biasa. Misaki baru saja akan bersiap pulang karena rencananya untuk datang ke pusat kebugaran sore ini. Tapi Shizuo-san menahannya dan meminta Misaki menggantikannya rapat dengan desainer furnitur hotel mereka, karena sang desainer berasal dari Prancis. Meski agak berat, Misaki pun menyetujui permintaan ini karena kemungkinan Misaki bisa selesai jam 6 nanti. Artinya dia masih punya waktu untuk menemui presdir.


“Boleh aku pinjam materi rapat?” pinta Misaki kemudian.



Sekt.Maiko masuk ruangan saat Reiji tengah membaca proposal yang tadi ditinggalkan oleh Misaki. Sekt.Maiko berpikir kalau waktu yang ditunggu Reiji akhirnya datang dan itu pertanda baik.


“Bagaimanapun, dia pasti akan menolakku,” tapi Reiji sudah terlanjur hopeless.


“Tolong jangan menyerah lebih dulu,” ujar sekt.Maiko


Tapi Reiji tidak mau berkomentar lagi. Ia tetap tidak mengalihkan perhatiannya dari kertas yang ada di depannya.



Misaki sudah datang di tempat pertemuan. Tapi rupanya ia masih harus menunggu karena tim dari desainer furnitur datang terlambat.


Setelah sang desainer datang, mereka pun langsung melakukan rapat. Sang desainer yang berasal dari Prancis sangat senang karena ia disapa oleh Misaki yang ternyata fasih bicara dalam bahasa Prancis. Rapat berlangsung cukup lama hingga tanpa sadar waktu sudah lewat dari pukul enam sore.



Reiji sudah menunggu di pusat kebugaran sejak jam enam. Waktu pun berlalu, hingga akhirnya angka berubah dari 18.30 dan kemudian 19.00. Reiji masih terdiam sambil menunggu. Sayangnya belum ada tanda-tanda kalau Misaki akan datang. Reiji pun beranjak pergi.


Misaki mencoba menghubungi kantor karena ia tidak punya nomer telepon Reiji. Sayangnya di kantor sudah tidak ada orang satupun yang menjawab telepon dari Misaki.



Setelah berganti pakaian, Reiji kembali ke mobilnya. Ia mengatakan kalau Misaki sama sekali tidak muncul. Sekt.Maiko dan Katsunori-san membujuk Reiji agar menunggu sebentar lagi. Tapi Reiji tidak bersedia dan justru protes karena ia sudah menunggu terlalu lama sejak beberapa hari yang lalu.


“Seandainya pun dia ingin menghubungi anda, tapi dia tidak punya nomor kontak anda,” bujuk sekt.Maiko lagi. Tapi Reiji tidak mau dengar.


Katsunori-san melihat ke arah sekt.Maiko dan setuju kalau mereka akan pulang. Ia pun menyalakan mesin mobil bersiap melaju. Tapi ...


Tapi tiba-tiba saja Reiji membuka pintu mobil dan berjalan keluar. Saat dihentikan oleh sekretaris dan sopirnya, Reiji mengaku kalau ia merasa belum cukup berolahraga hari itu. Jadi ia akan kembali lagi.



Reiji kembali ke pusat kebugaran, berganti pakaian dan mulai berlari. Ingatan tentang Misaki berseliweran dalam kepalanya. Pertanya kali bertemu dengan Misaki saat kunjungan di hotel cabang, saat itu Misaki yang masih karyawan magang, sama sekali tidak takut padanya. Lalu saat Reiji melihat Misaki yang menangis saat di pusat kebugaran. Reiji yang mencoba minum susu setelah berendam demi menarik perhatian Misaki. Reiji yang meminta Misaki untuk membantunya mencarikan nama anjing kecil. Hingga perjalanan mereka untuk menemui chef Tanaka beberapa waktu yang lalu. Dan terakhir hingga saat Reiji mengungkapkan perasaannya pada Misaki.


Bagaimana Misaki? Setelah keluar dari tempat pertemuan dengan klien, Misaki pun berlari kembali ke kantor. Tapi di suatu tempat, Misaki berhenti. Ia kembali memikirkan jawaban apa yang akan ia berikan pada Reiji nantinya.



Lamunan Reiji saat berlari dihentikan oleh panggilan sekt.Maiko yang mengatakan kalau sudah cukup Reiji menunggu selama ini.


“Jangan salah sangka. Kalian menduga aku sedang menunggunya? Aku... diam-diam... mengincar medali emas...di Olimpiade,” ujar Reiji sambil terengah-engah.


Sudah jelas ini hanya alasan Reiji saja. sekt.Maiko dan Katsunori-san sudah paham akan maksud bosnya ini. Tapi saat melihat seseorang datang mendekat sambil berlari, sekt.Maiko dan Katsunori-san buru-buru menyingkir dan bersembunyi.



Terengah-engah Misaki menyapa Reiji. Ia sangat menyesal dan minta maaf karena datang terlambat. Tapi siapa yang datang, Reiji mengurangi kecepatan larinya dan perlahan berhenti.


“Ku pikir anda sudah pulang,” ujar Misaki. “Karena anda bilang akan berada disini hingga pukul 19:00.”


“Sebenarnya, aku juga baru tiba di sini,” Reiji berbohong.


Misaki melirik jam digital di alat itu dan melihatnya lebih dari 75 menit dan jarak yang sudah ditempuh sekitar 11 km. Artinya Reiji berbohong barusan. “Maaf, sudah membuat anda menunggu jawaban dariku.”


“Tidak... Jangan khawatirkan itu. Waktu setelah kita melihat telur medaka menetas bersama hingga hari ini, terasa berlalu sangat cepat hingga aku tak menyadarinya,” elak Reiji pula. Ia kembali berbohong.



“Aku kesulitan memutuskan semenjak hari itu,” lanjut Misaki. “Tentang pekerjaanku, impianku, dan juga, tentangmu. Aku berpikir untuk menolakmu. Tapi dalam perjalanan kemari, aku berpikir, "Kenapa aku berlari?" Akhirnya semua menjadi jelas. Aku juga, memiliki perasaan sama padamu.”


Hampir saja Reiji dibuat kehilangan harapan. Tapi ternyata ini berbeda. Reiji tidak menyangka jika Misaki akan menjawab demikian, “Be... begitu. Jadi artinya... itu, sekarang kita bisa berkencan?”


Misaki mengangguk sambil tersenyum lebar. “Aku juga menantikan hubungan ini.”


Reiji pun tidak bisa lagi menyembunyikan rasa bahagianya. Dari balik tempat persembunyian, sekt.Maiko dan Katsunori-san pun ikut bahagia atas bosnya ini.



Malam itu, Reiji pulang ke apartemennya sambil terus tersenyum dari kursi belakang mobilnya. Sekt.Maiko dan Katsunori-san pun tahu benar hal ini. Mereka ikut senang atas kebahagiaan Reiji.


“Ada satu hal yang aku sembunyikan dari kalian. Orang yang aku suka saat SD bukan penjaga perpustakaan yang pendiam. Tapi seorang ketua kelas baik hati dengan rasa keadilan tinggi,” aku Reiji.


“Anda berhasil, Pak. Anda selalu mencapai tujuan yang anda tetapkan,” komentar Katsunori-san pula.


“Apa itu?”


“Bukankah anda mendeklarasikannya di dalam mobil ini dua bulan lalu? Anda berjanji pada diri sendiri akan membawanya ke pesta Asosiasi Perhotelan,” lanjut Katsunori-san.


Reiji mengerti. Sekt.Maiko mengingatkan kalau pesta itu adalah minggu depan. Dan Reiji sudah tidak perlu khawatir lagi, karena ia tidak akan datang sendirian lagi kali ini.


BERSAMBUNG


Sampai jumpa di SINOPSIS Sekai Ichi Muzukashii Koi episode 06 part 1


Pictures and written by Kelana


FP: elangkelanadotnet, twitter : @elangkelana_net

Bening Pertiwi 14.42.00
Read more ...

SINOPSIS dorama Sekai Ichi Muzukashii Koi episode 05 part 1. Malam itu Reiji menginap di kantor karena menunggu momen saat ikan medaka-nya menetas. Misaki yang tahu soal itu, ikut bergabung juga. Dan kata ‘suka’ itu pun terlontar begitu saja dari bibir Reiji, alami. Bagaimana reaksi Misaki?



(btw, Na suka sama wajah bang Ohno di gambar ini deh. Aih, itu kok pipi sm bibirnya ketjup-able banget ya? Klepek-klepek deh dilirik model begitu)


Bagaimana reaksi Misaki atas pengakuan sang bos?


“Tolong beri aku waktu untuk berpikir,” ujar Misaki salah tingkah. Ia pun pamit dan beranjak pergi meninggalkan Reiji yang masih belum sepenuhnya menguasai diri.



Reiji kesal sekaligus penasaran. Jam sudah menunjuk angka 11 saat Reiji meminta kedua karyawan terdekatnya bertemu di ruang rapat. Lalu ucapan Misaki tadi ‘tolong beri aku waktu untuk berpikir’, terpampang jelas di papan.


Reiji masih berusaha mencari tahu. Ia pun memuji Katsunori-san atas cara mengemudinya. Lalu jawaban Katsunor-san adalah ‘terimakasih’. Reiji menganggap itu wajar. Tapi ia heran, kenapa saat ia mengaku suka pada Misaki, jawaban Misaki adalah ‘minta waktu untuk berpikir’? “Apa sebenarnya maksud jawaban balasan, "Tolong beri aku waktu untuk berpikir"?” Reiji menggumam sendiri.


Sekt.Maiko dan Katsunori-san mengerti, “Presdir, apa anda menyatakan perasaan pada Shibayama Misaki?”


“Ya, kenapa kau kaget?” jawab Reiji datar saja.


“Bukankah anda sangat menderita karena tak bisa mengungkapkannya? Selamat, Pak!”


Tapi Reiji merasa itu tidak pantas diberi ucapan selamat. Reiji kesal sendiri, setelah usaha kerasnya untuk mengatakan ‘suka’, tapi jawaban Misaki justru tidak jelas seperti ini. Tapi dasar Reiji, imajinasinya membuat ia berpikir aneh-aneh soal Misaki, dari mengundurkan diri dari perusahaan hingga menuntut atas pelecehan seksual.


Katsunori-san pun memberikan masukan untuk Reiji. Mungkin Misaki butuh waktu untuk memikirkan, akan seperti apa hubungan mereka nantinya. Dan lagi, kalau Misaki memang tidak tertarik, dia pasti akan langsung menolak. Reiji perlahan mulai bisa memahami hal ini.



Bagaimana dengan Misaki? Dia sendiri melamun sambil memegangi botol susu yang belum dibukanya. Misaki baru saja selesai mandi. Hingga pemilik pemandian pun menegur Misaki soal itu. Misaki sendiri masih bingung. Ia tidak tahu apa yang sebenarnya dirasakannya. Bahkan Misaki merasa jika perasaan hatinya dan ucapannya berbeda.


Reiji? Tidak kalah galaunya. Reiji terus saja bolak-balik di ranjangnya, tidak bisa tidur. Reiji mengingat-ingat saat beberapa kali ia melontarkan pertanyaan aneh pada Misaki. Dan meski dipikir pun, Reiji masih belum bisa menemukan, apa yang sebenarnya dirasakan oleh Misaki padanya.



Pagi itu Reiji bersiap ke kantor seperti biasa. Teringat jika warna kesukaan Misaki adalah hijau, Reiji pun memakai dasi berwarna hijau dengan garis hitam. Tapi saat masuk, Reiji dibuat kaget karena Misaki tengah berdiri di sana.


Buru-buru Misaki menunduk, menghindari tatapan Reiji, “Selamat pagi,” sapanya kemudian.



Sadar akan kedatangan sang bos, Misaki dan yang lain menyapa Reiji seperti biasa. Dan hari ini lain dari yang lain, karena Reiji membalas sapaan mereka. Misaki yang salah tingkah buru-buru kembali ke kursinya. Para karyawan pun langsung bergosip seperti biasa, soal si bos yang kembali menjawab salam mereka, padahal lama tidak melakukan itu.



Seorang karyawan tengah mengantar tamunya. Ia mengatakan jika minta diberi waktu beberapa hari terlebih dahulu untuk memikirkan tawaran kerja dari sang tamu tadi.


Rupanya Reiji mendengar pembicaraan mereka. Ia heran kenapa harus ada kalimat ‘tolong beri aku waktu untuk memikirkannya terlebih dahulu’. Si karyawan bilang kalau tawaran tamu tadi akan ditolak. Tapi ia mengatakan soal minta waktu supaya si tamu tidak kecewa karena sudah susah payah datang ke kantor mereka.


Reiji tampak tidak suka, “Padahal kau akan menolaknya, tapi kau berpura-pura mempertimbangkannya? Dengan melakukan ini menurutmu itu akan membuat pihak lain merasa senang?”


Si karyawan mengerti, “Aku akan menolaknya sekarang juga!” ia lalu pamit mengejar si tamu tadi.


“Bukan itu maksudku!” Reiji kesal sendiri.



Reiji kembali ke ruangannya. Tapi di pintu, sekilas ia melihat ke arah Misaki yang tengah sibuk bekerja. Reiji makin ‘hopless’. Tahu bos-nya galau, sekt.Maiko pun menyusul ke dalam.


“Jika dia mengatakan, "Tolong beri aku waktu untuk berpikir..." seharusnya dia memberikan jawabannya sejak awal. Wanita itu hanya berpura-pura memikirkannya, padahal dia sudah membulatkan pikiran untuk menolakku,” Reiji mulai sesi curhatnya.


“Bagaimana anda tahu bahwa hal itu?”


“Dia takut menolak presdirnya. Lihat kenyataan. Bisakah seorang wanita yang mempertimbangkan masalah cinta dengan seksama, akan sefokus itu apa pekerjaannya?”


“Anda sedang memujinya? Atau menjelek-jelekannya?” ujar sekt.Maiko to the point.


“Menyebalkan.” Reiji beranjak dari kursinya, menatap jendela. “Aku merasa seperti sedang menunggu selamanya.” (pukpuk. Ada yang mau ngasih pundak buat Reiji? kkkkk)



Reiji baru saja masuk lift saat Misaki menyusulnya. Mau tidak mau, mereka tidak bisa menghindar terjebak dalam lift, berdua.


Di tengah drama saling diam, Misaki akhirnya memulai pembicaraan, “Mengenai pembicarakan kita, Aku minta maaf telah membuat anda menunggu. Apa bisa, jika aku meminta waktu lebih lama untuk memikirkannya?” pintanya kemudian.


“Begitu. Tentu,” Reiji pun setuju.


Pint lift terbuka. Misaki pamit keluar lebih dulu. Reiji tidak menyusul dan membiarkan pintu lift kembali tertutup. Ia membalik tubuhnya menghadap tembok, menarik nafas berat. Ternyata jatuh cinta bisa membuat Reiji mengatakan hal yang berbeda dengan apa yang sebenarnya ia pikirkan.



Rapat baru saja selesai. Misaki lalu mendekati Mahiro. Ia mengajak Mahiro bertemu setelah jam kerja nanti. Mahiro heran karena Misaki bilang ingin minta maaf soal sesuatu.


“Apa mungkin soal Presdir?” tebak Mahiro. Malam itu, ia bersama Misaki duduk di kafe tempat mereka kumpul seperti biasa.


“Eh? Bagaimana kau tahu?” Misaki heran.


Mahiro tersenyum, “Tebakanku saja. Aku merasa sudah sejak lama presdir memperhatikanmu. Intuisiku selalu tajam jika soal menebak seseorang suka siapa.”


“Saat kau membicarakan tentang temanmu tempo hari, kau bertanya padaku, 'kan?” Misaki pun mulai pengakuannya. “Cerita soal dia bertunangan dengan bosnya setelah sebulan bergabung dengan perusahaan. Saat itu, aku mengatakan, "Itu menjijikkan" dan sekarang, aku berada di posisi sama, aku tidak serta merta menolaknya saat itu juga.”


“Aku bahagia sekali,” ujar Mahiro tulus. “Misaki-san, soal kondisi ini, kau berusaha sungguh-sungguh untuk menerima perasaan orang lain, bukan?”


“Aku sama sekali tak tahu harus bagaimana,” keluh Misaki.


“Satu-satunya hal yang bisa kau lakukan adalah memikirkannya kembali hingga menemukan jawabannya, 'kan?” saran Mahiro yang dijawab Misaki dengan anggukan tanda setuju.



Reiji pulang ke apartemen mewahnya. Ia melihat ke arah dasi hijau-nya dan merasa ini sia-sia. Saat itu sekt.Maiko masih bersamanya.


“Itu bagus, bukan? Itu artinya dia serius soal ini,” komentar sekt.Maiko saat Reiji curhat lagi tentang pertemuan tadi dengan Misaki di lift.


“Meski begitu, aku tak bisa menunggu selamanya. Kesabaranku ada batasnya,” keluh Reiji.


“Tapi, jawaban terburu-buru akan memberikan hasil yang tidak menyenangkan.”


Reiji masih mendebat sekretarisnya itu, “Hal yang paling aku benci melebihi apapun adalah menunggu. Kau sendiri tahu soal itu, 'kan?”


“Tapi jika anda mencintainya, anda harus menunggu,” saran sekt.Maiko.


“Aku tak suka wanita yang terus membuat pria menunggu.”


Sekt.Maiko mengingatkan satu hal, “Pria yang tak bisa menunggu tidak populer.”


“Kau masih saja membawa masalah tidak populer di kondisi seperti ini?”


“Mengatakan tidak suka wanita yang terus membuat pria menunggu...Bukankah itu sekedar rengekan tanpa sebab jelas?” sindir sekt.Maiko. “Saat ini anda tinggal selangkah lagi dari tujuan. Sejak anda bertemu dengannya, anda belajar untuk berbohong demi menyenangkan wanita. Berusaha menjadi pria toleran, hingga akhirnya anda bisa menyatakan perasaan. Jika anda menyerah sekarang, semua usaha hingga saat ini akan sia-sia. Pria yang menunggu wanita yang dia sukai pasti akan menjadi pria populer.”


“Sungguh melakukan ini akan membuatku populer?” tanya Reiji balik.


“Ya, tunggulah sebentar lagi,” sekt.Maiko lalu pamit pulang.



Ishinaga Katsunori, sang driver


Sebagian besar pekerjaanku adalah menunggu. Pagi hari, aku tiba 15 menit lebih awal dari jadwal. Setelah mengantar presdir ke kantor, aku melakukan perawatan mobil dan melakukan beberapa gerakan olahraga. Melatih mataku juga menjadi rutinitas harian penting. Kemudian, aku bersiaga jika presdir ingin keluar kantor. Belakangan, aku menghabiskan sebagian besar waktu menungguku dengan membaca, kebanyakan adalah novel romantis dan buku panduan dalam percintaan dengan harapan suatu hari aku mungkin bisa membantu presdir. Belakangan ini, favoritku adalah tulisan Goethe. “Mereka yang tidak bisa menerima kekurangan pasangan mereka, tak akan sanggup mengucapkan kalimat 'aku mencintaimu' dengan tulus." Itu salah satu kata bijak dari Goethe. Pernah satu kali aku melihat Misaki-san di perpustakaan. Melihatnya belajar dengan tekun di waktu senggangnya membuatku bahagia presdir jatuh cinta pada wanita luar biasa seperti dia.


Katsunori-san bertemu Misaki di perpustakaan. Dan Misaki pun merekomendasikan sebuah buku untuk dibaca oleh Katsunori-san.



Reiji makin galau menunggu jawaban Misaki, dan seperti biasa curhat pada sekretarisnya. Sekt.Maiko menanggapinya dengan santai sambil memberikan jadwal kegiatan untuk hari ini. Katsunori-san yang dari tadi duduk di dekat meja sekt.Maiko mendekat. Ada yang ingin dikatakannya.


“Permisi. Sulit bagiku untuk mengatakan ini. Sebenarnya aku, memutuskan untuk menikah sekarang,” ujar Katsunori-san hati-hati.


Reiji dan sekt.Maiko kaget dengan berita itu. Tapi mereka juga ikut senang. Saat ditanya apa Katsunori-san akan mundur, ia mengelak dan mengatakan akan bekerja lebih keras lagi. Katsunori-san mengatakan jika calonnya adalah teman saat sekolahnya dulu, jadi usia mereka tidak beda jauh.


“Ini berita menyenangkan, kenapa sulit bagimu untuk mengatakannya pada kami?” tanya sekt.Maiko kemudian.


“Saya merasa lebih baik jika tidak melibatkan kalian berdua dalam kebahagiaan saya karena kalian berdua selalu terlibat masalah.”


“Aku merasakan sindiran tajam dari ucapanmu,” wajah sekt.Maiko berubah kesal.


Tapi Katsunori-san mengelak cepat, “Aku tidak bermaksud begitu.


“Karena kau yang paling tua diantara kita bertiga, sudah sewajarnya jika kau yang pertama menikah,” komentar Reiji pula.


Dan terjadi salah paham antara mereka bertiga. Meski tidak benar-benar serius, Reiji bahkan meminta sekt.Maiko untuk segera mencarikan sopir baru untuknya. Katsunori-san pun berusaha keras menjelaskan agar Reiji dan sekt.Maiko tidak salah paham. Tapi sekt.Maiko kemudian menyingkir saat telepon di meja sekretaris berdering.



“Halo. Ini Kantor Presdir, Samejima Hotels, dengan Muraoki Maiko ada yang bisa dibantu?” ujar sekt.Maiko tanpa curiga.


Di seberang, sekt presdir Wada lalu menyerahkan gagang telepon pada presdirnya, “Jadi begitu, Maiko-chan. Nama keluargamu adalah Muraoki.”


Sekt.Maiko pun langsung mengerti ia bicara dengan siapa, “Apa yang bisa aku bantu?” ujarnya menguasai diri.


“Oh, kau sudah tahu ini aku hanya dengan mendengar suaraku? Aku merasa senang,” goda presdir Wada dari seberang.


Rupanya presdir Wada menelepon karena sebentar lagi akan ada pesta asosiasi perhotelan dan ingin tahu nama lengkap sekt.Maiko karena ia ingin mengajaknya. Presdir Wada masih saja menggoda sang sekretaris, meski dari seberang sekt.Maiko mulai salah tingkah dan bahkan menutup pintu ruang presdir. Sekt.Maiko mencoba bicara senormal mungkin dan mengingatkan kalau Reiji adalah bosnya, dan juga saingan presdir Wada, jadi ia tidak mungkin menjadi pasangan presdir Wada dalam acara itu.


“Terima kasih sudah menghubungi. Semoga harimu menyenangkan.”


Presdir Wada berhasil menahan sekt.Maiko untuk tidak meletakkan teleponnya, “Bagaimana Samejima-kun? Apa pesta kali in dia akan sendirian lagi?”


“Kurasa kau tak perlu bertanya.”


“Tidak, aku masih belum yakin. Apa antara dia dan Shibayama Misaki berjalan lancar?” presdir Wada penasaran.


“Dia sedang menunggu jawabannya sekarang.” (duh ni sekretaris, nggak bisa ya jaga rahasia dari Wada)


“Juga, bisa kau katakan pada Samejima-kun untuk berkonsultasi padaku kapan saja? Aku bukan pria intoleran yang memutus hubungan guru dan murid karena isu perekrutan koki.”



Reiji mengadakan rapat bersama para stafnya. Ada laporan jika jumlah tamu lansia di hotel cabang Kanazawa meningkat. Karenanya, ruang anak-anak jadi jarang digunakan. Salah satu karyawan menyarankan agar ruang anak-anak diganti saja menjadi tempat penyewaan peralatan mendaki, karena hotel mereka dekat dengan tempat pendakian. Reiji berpikir itu ide bagus. Tapi Misaki menolak ide itu.


“Aku menentang penghilangan ruang bagi anak-anak hanya karena rendahnya intensitas penggunaan!” ujar Misaki tegas. Ia berpikir lebih baik membiarkan ruang anak-anak dan meningkatkan pelayanan untuk pengunjung lansia saja. “Tolong lihat tingkat kembalinya pelanggan yang menggunakan ruang untuk anak-anak. Fasilitas itu hanya membutuhkan lebih banyak promosi dan layak dipertimbangkan untuk menemukan tamu baru untuk ke depannya. Bukankah masih terlalu awal untuk menyerahkannya?” ucapan Misaki tidak bisa dibalas oleh Reiji.



Selesai rapat, Reiji kembali ke ruangannya dengan kesal. Ia sebal pada Misaki yang bersikap keras dan membantah dalam rapat tadi. Sekt.Maiko dan Katsunori-san pun menyusul masuk.


“Sementara dia dengan kejam membuatku menunggu jawaban darinya, dia mengacaukan pekerjaanku, apa maksudnya itu? Jika dia membenciku, maka katakan terus terang padaku,” keluh Reiji.


“Saya rasa dia buka tipe wanita yang mencampur adukan kehidupan pribadi dengan pekerjaan,” ujar sekt.Maiko.


“Menurut saya sisinya yang seperti itu yang membuat anda tertarik padanya,” Katsunori-san pun ikut berkomentar. “Meski pihak lain kuat, dia dengan berani menentang dan mengungkap pikirannya.”


Reiji kemudian memahami itu sebagai karakter ketua kelas, tentu saja membuat sekretaris dan sopirnya itu bingung. “Dia akan mengungkapkan pendapatnya tanpa menghiraukan lawan bicaranya. Selera keadilan yang tidak bisa membaca situasi. Sejak awal bertemu, aku merasakan kembali perasaan lama, karena dia mirip dengan ketua kelas!”


“Apa dia mirip dengan ketua kelas dari sekolah anda?” sekt.Maiko ikut penasaran.


“Ya. Kelas 6-2. Kebanyakan cowok di kelasku jatuh cinta padanya. Di sekolahku, pelajar paling populer adalah ketua kelas. Wanita itu sangat mirip dengan ketua kelasku saat itu, sehingga aku salah mengira antara nostalgia dengan rasa suka padanya. Itu kesalahan terbesar dalam hidupku! Semua jadi jelas sekarang. Ini nostalgia bukan cinta!” tegas Reiji.


Sekt.Maiko kemudian menyimpulkan kalau Reiji suka tipe wanita seperti ketua kelas itu. Tapi Reiji mengelak cepat dan mengatakan kalau tipe-nya adalah gadis pendiam petugas perpustakaan.


“Pak, Shibayama-san juga sangat menyukai buku,” ujar Katsunori-san cepat.


“Meski dia suka buku, wanita itu sedikitpun tidak terihat seperti wanita pendiam. Aku tak suka tipe wanita penyuka buku tak beradap dan sangat agresif!”


Perdebatan mereka bertiga pun makin kacau. Dari rasa kesal Reiji menunggu jawaban Misaki hingga tipe wanita yang disukai Reiji. Sekt.Maiko lalu menyarankan Reiji untuk bicara lagi dengan presdir Wada. Tapi Reiji menolak ide ini karena berpikir kalau presdir Wada sok senior. Tapi di akhir-akhir, Reiji berpikir lagi untuk benar-benar bicara dengan presdir Wada.



Reiji tengah asyik di gym saat Misaki datang dan menyapanya. Suasana di antara mereka sedikit canggung.


“Pak, Bisa beri aku waktu sedikit lagi?” pinta Misaki kemudian.


“Oh, tentu. Jangan khawatirkan aku. Pergunakan waktumu, tak masalah,” ujar Reiji sok baik. Padahal gemuruh dalam hatinya sudah nyaris meletus.



“Berapa lama aku harus menunggu!!” teriak Reiji saat berendam air panas.


Akhirnya dia benar-benar menemui presdir Wada di hotel presdir Wada.


“Benar kau tidak marah soal Koki Tanaka?” tanya Reiji ragu.


“Kenapa aku harus marah? Dia membuat pilihan bagus. Menurutku itu adil. Semakin sering kita bertemu seperti ini, kita akan semakin akrab. Jadi, jika aku ke tempatmu, aku akan disambut hangat,” ujar presdir Wada. Dan pujian pun keluar dari bibir Reiji kemudian.


Presdir Wada sudah paham kalau Reiji sudah mengakui perasaannya pada Misaki, tapi belum ada jawaban pasti dari Misaki. Reiji sendiri sudah lelah menunggu jawaban itu.


“Apa ada sesuatu yang bisa ku lakukan sementara menunggu?” tanya Reiji. Ia sudah bersiap dengan note dan pulpen di tangan.


Presdir Wada kembali sok bijak. “Tidak berlebihan jika mengatakan hal yang kau lakukan sementara menunggu akan menentukan hasil dari pencarian cintamu. Isi kepalanya saat ini antara "ya" dan "tidak". Anggap seperti ini, jika besok adalah Olimpiade dan kau akan bertanding untuk merebut medali emas, kau sudah sangat dekat pada "ya. Tapi jika mau melakukan kesalahan, maka hasilnya adalah "tidak". Dengan kata lain, jika dia melihatmu sebagai pria yang lebih mempesona dari sebelumnya...”


“Maka, tingkat keberhasilanku akan naik,” sambung Reiji. “Tapi jika aku mengacau, maka akan turun?”


“Aku tahu kau cukup cakap soal cinta, Samejima-kun,” puji presdir Wada kemudian.


“Tidak sehebat dirimu,” Reiji pun tersipu. “Apa ada sesuatu yang bisa kau lakukan? Yang akan membuatku terlihat sangat luar biasa di perusahaan...


“Aku punya situasi yang tepat untuk menunjukannya,” obrolan mereka berdua pun makin panjang.



Shizuo-san menyusul Katsunori-san yang menunggu di dalam mobil. Mereka tengah asyik dan langsung nyambung saat membahas soal makanan. Rupanya Katsunori-san tengah mempersiapkan tempat makan untuk pestanya.


Shizuo-san pun bertanya soal tempat merayakan pesta ucapan selamat atas pernikahan Katsunori-san. Katsunori-san sendiri mengaku tidak perlu. Tapi Shizuo-san mengatakan kalau presdir yang menghendaki.


“Presdir bilang begitu?” Katsunori-san tidak percaya.


“Ya. Sepertinya dia sangat menyayangimu. Aku iri,” lanjut Shizuo-san pula yang hanya ditanggapi oleh Katsunori-san dengan senyum.



Mahiro membagi-bagi daftar acara perayaan pesta untuk Katsunori-san. Para karyawan menanggapinya tidak terlalu antusias. Karena mereka merasa selama ini tidak terlalu akrab dengan Katsunori-san. Bahkan ada dari mereka yang belum pernah bicara sama sekali dengan Katsunori-san.


Tapi Miura berpikir kalau tidak perlu akrab kalau hanya datang ke pesta. Sayangnya dia sudah terlanjur salah mengucapkan nama Katsunori-san. Hingga akhirnya kawan-kawannya justru mengatakan agar Miura tidak perlu datang saja.


“Kau mungkin bicara begitu, tapi kau akan kesepian tanpa aku,” Miura pun memegang kepala Mahiro dan berucap pon pon.


Ini membuat Mahiro kesal dan melapor pada ketua tim Goro-san.


BERSAMBUNG


Sampai jumpa di SINOPSIS Sekai Ichi Muzukashii Koi episode 05 part 2


Pictures and written by Kelana


FP: elangkelanadotnet, twitter : @elangkelana_net


Kelana’s note :


Maaf ya, Guys. Kelana telat lagi nih postingnya. Kemarin sempat keluar kota dua hari. Jadi sama sekali nggak bisa pegang laptop. Sekali lagi maaf dan terimakasih. Selamat membaca ^_^

Bening Pertiwi 12.42.00
Read more ...

Summer was coming. Kyaaaa !!! How’d you, guys? How’s the vacation from long holiday before? So, how about new day at school? I’d like to say ‘congratulation’ 4 all of you, freshman.


Udahan ah, pake bahasa Inggrisnya, kacau pula. Ehm, summer alias musim panas sudah datang. Dan saatnya cek list drama on going berikut ini ya.


 



Sukina Hito ga Iru Koto


Tayang: Pada 21.00 mulai Senin, 11 July 2016


Stasiun TV: Fuji TV


Penulis naskah: Kuwamura Sayaka (Koinaka, Keibuho Sugiyama Shintaro)


Genre: Romantic comedy


Pemeran: Kiritani Mirei, Yamazaki Kento, Miura Shohei, Nomura Shuhei, Nanao, Ohara Sakurako, Sano Hinako, Iitoyo Marie, Yoshida Kotaro, Hamano Kenta


Synopsis :


Sakurai Misaki (Kiritani Mirei) adalah seorang patissier yang bermimpi membuka usaha sendiri dan sangat sibuk kerja hingga lupa caranya berciuman. Tapi suatu hari, dia tiba-tiba kesulitan mendapatkan pekerjaan setelah dipecat dari tempat kerja lamanya. Saat itu Misaki bertemu Shibasaka Chiaki (Miura Shohei), cinta pertamanya di SMA. Tahu situasi Misaki, Chiaki mengajaknya tinggal bersama dan bekerja di restoran miliknya di Shonan. Chiaki punya dua orang adik, Shibasaka Kanata (Yamazaki Kento) adalah seorang chef berbakat dan si bungsu, Shibasaka Toma (Nomura Shuhei) seorang pelayan di restoran. Misaki akhirnya menghabiskan satu musim panas bersama ketiga bersaudara ini.


Website: www.fujitv.co.jp/sukinahitogairukoto




Seisei Suru Hodo, Ai Shiteru


Tayang: Pada 22.00 mulai Selasa, 12 July 2016


Stasiun TV: TBS


Penulis naskahs: Lee Jeong Mi, Watanabe Mako (Akutotachi wa Senri o Hashiru, Omotesando Koukou Gasshoubu!), Inoue Seiji


Karya asli : Seisei Suru Hodo, Ai Shiteru by Kitagawa Miyuki


Genre: Romance


Pemeran: Takei Emi, Takizawa Hideaki, Nakamura Aoi, Mizusawa Erena, Triendl Reina, Nakamura Hayato, Yokosawa Natsuko, Wada Akari, Genking, Takigawa Eiji, Judai Satoshi, Hashimoto Manami, Takahashi Mitsuomi, Kanno Misuzu, Matsudaira Ken


Synopsis:


Kurihara Mia (Takei Emi) bekerja di departemen PR sebuah perusahaan. Mia jatuh cinta dengan wakil presdir Miyoshi Kairi (Takizawa Hideaki) setelah dia membantu Mia mencari cincin pertunangannya dalam sebuah perjalanan bisnis. Mia tidak menyadarinya hingga dia datang ke departemennya sebagai bagian dari pelatihan. Mia akhirnya bekerja sebagai trainer dari sang wakil presdir. Karena sikapnya yang lembut, perlahan Mia pun jatuh hati. Sayangnya, sang wakil presdir sudah memiliki seorang istri ...


Website: www.tbs.co.jp/seiseisuruhodo_love




ON Ijou Hanzai Sousakan Todo Hinako


Tayang: Pada 22.00 mulai Selasa 12 July 2016


Stasiun TV: Fuji TV


Penulis naskah: Furuya Kazunao (Sumika Sumire, Ouroboros, S ~ Saigo no Keikan)


Karya asli: ON Ryoki Hanzai Sousahan Todo Hinako oleh Naito Ryo


Genre: Criminal mystery


Pemeran: Haru, Yokoyama Yu, Kaname Jun, Takahashi Tsutomu, Momose Saku, Saito Ryo, Ito Mamiko, Hayashi Kento, Okunuki Kaoru, Mitsuishi Ken, Harada Mieko, Watabe Atsuro, Yamanaka Takashi (guest star), Miura Takahiro (guest star), Mamiya Shotaro (guest star), Sasaki Nozomi (guest star)


Synopsis:


Todo Hinako (Haru) adalah seorang detektif baru yang bergabung dengan divisi investigasi satu Tokyo Metropolitan Police Department (Tokyo MPD). Dia tidak pernah lupa informasi kasus sekali dia melihatnya. Suatu hari, Hinako datang ke TKP seorang pria mati misterius. Pria ini adalah tersangka sejumlah kasus pembunuhan tak terselesaikan. Melihat situasi di TKP, pria ini seperti bunuh diri, tapi rasanya masih sulit diterima. Dan lagi, cara matinya sama seperti kasus pembunuhan yang dilakukannya. Benarkah ini bunuh diri atau dibunuh?


Dengan bantuan rekan-rekannya, Hinako menginvestigasi kasus kematian ini. Ada bayang-bayang gelap dalam hatinya dan dia tertarik dengan psikologi si pembunuh.


Website: www.ktv.jp/on




Furenaba Ochin


Tayang: Pada 23.15 mulai Selasa, 28 June 2016


Stasiun TV: NHK BS Premium


Penulis naskah: Adachi Naoko (Underwear, She, Shitsuren Chocolatier)


Karya asli: Furenaba Ochin oleh Oda Yua


Genre: Romance


Pemeran: Hasegawa Kyoko, Narita Ryo, Toda Naho, Tsurumi Shingo, Sugawara Daikichi, Furuhata Seika, Yamaguchi Mayu, Shinoda Ryoya, Shimoda Shota, Jyonmyon Pe, Yamamoto Hiroshi


Synopsis:


Kamijo Natsu (Hasegawa Kyoko) bingung antara menjadi seorang ibu atau wanita. Dia menyerahkan hidupnya untuk keluarga dan mulai kehilangan sisi wanitanya. Untuk mengembalikan sisi wanitanya, suaminya Yoshiyuki (Tsurumi Shingo) meminta bawahannya Saeki Ryu (Narita Ryo) untuk menggoda Natsu. Tapi ini adalah awal dari asmara terlarang. Natsu akhirnya benar-benar jatuh cinta pada pria ini dibanding suaminya sendiri.


Website: www.nhk.or.jp/pyd/furenaba




Hapimari ~ Happy Marriage!?


Tayang: mulai Rabu, 22 June 2016


Jaringan : Amazon Prime


Penulis naskah: Asano Taeko (Dakara Kouya, Utsukushiki Wana, Ten no Hakobune)


Karya asli: Hapimari ~ Happy Marriage!? oleh Enjoji Maki


Genre: Romance


Pemeran: Dean Fujioka, Seino Nana, Shirasu Jin, Shinoda Mariko, Nukimizu Yoichi, Kondo Yoshimasa, Yamazaki Ginnojo, Washio Machiko, Fujiwara Norika (guest star), Ono Takehiko


Synopsis:


Takanashi Chiwa (Seino Nana) adalah seorang office lady yang juga bekerja di club karena memiliki hutang. Suatu hari dia bertengkar dengan seorang pelanggan tampan dan kaya hingga dipecat. Hati berikutnya, Chiwa bertemu bosnya dan melihat pria semalam di sana. Pria ini adalah Mamiya Hokuto (Dean Fujioka). Hokuto tiba-tiba mengajukan kontrak pernikahan dengan Chiwa. Meski Chiwa awalnya menolak ide itu, tapi dia tidak punya pilihan salin menerimanya. Mereka melalui banyak waktu sulit hingga akhirnya jadi pasangan sebenarnya.


Website: www.amazon.co.jp/primevideo




Yamikin Ushijima-kun Season 3


Tayang: Pada 00.50 mulai Rabu, 20 July 2016


Stasiun TV: TBS


Penulis naskah: Fukuma Masahiro (Sengyoushufu Tantei, Yamikin Ushijima-kun Series)


Karya asli: Yamikin Ushijima-kun oleh Manabe Shohei


Pemeran: Yamada Takayuki, Ayano Go, Mitsumune Kaoru, Nakamura Tomoya, Sasaki Kokone, Honda Chikara, Hisamatsu Ikumi, Koseta Mayu, Konno Ayuri, Sasaki Mai, Usui Saryu, Kizaki Jessica, Koda Lili, Mouton Ito, Makita Sports, Takahashi Maryjun, Sakimoto Hiromi, Yabe Kyosuke


Synopsis:


Mayumi (Mitsumune Kaoru), yang bekerja di perusahaan penerbitan, bertemu pria misterius yang menyebut dirinya Shindo (Nakamura Tomoya). Karena dikatakan oleh peramal dia akan ‘ditakdirkan bertemu’, dia memerhatikan ini. Tapi yang menantinya justru pertemuan dengan Ushijima Kaoru (Yamada Takayuki), bos dari Cowcow Finance, yang terkenal di pasar gelap. Cowcow finance meminjamkan uang dengan bunga 5% tiap 10 hari dan memanfaatkan jasa penagih hutang.


Website: ymkn-ushijima-movie.com/dorama




Keiji 7-nin Season 2


Tayang: Pada 21.00 mulai Rabu, 13 July 2016


Stasiun TV: TV Asahi


Penulis naskahs: Mano Katsunari (Keiji 7-nin Season 1, ST Aka to Shiro no Sousa File, Shinzanmono), Oishi Tetsuya (Keiji 7-nin Season 1, Scapegoat, Keiji no Manazashi), Morishita Tadashi (Saikyou no Futari, Kakushou, Taburakashi)


Genre: Detective


Pemeran: Higashiyama Noriyuki, Takashima Masahiro, Kataoka Ainosuke, Suzuki Kosuke, Kurashina Kana, Tsukamoto Takashi, Yoshida Kotaro, Kitaoji Kinya


Synopsis:


Dikenal sebagai pemakaman para detektif, seksi 12 adalah seksi untuk para detektif yang tidak bisa dipecat. Amagi Yu’s (Higashiyama Noriyuki) dipindahkan ke unit investigasi bergerak Tokyo MPD, Katagiri Masatoshi’s (Yoshida Kotaro) dipromosikan dari mantan kepala seksi menjadi kepala divisi; Yamashita Takumi’s (Kataoka Ainosuke) dipindahkan ke unit misterius yang disebut Pusat Predisi Kejahatan Masa depan dan profesor forensik sains Domoto Shuntaro’s (Kitaoji Kinya) yang penampilannya mengubah lingkungan.


Website: www.tv-asahi.co.jp/keiji7_02




Ie Uru Onna


Tayang: Pada 22.00 mulai Rabu, 13 July 2016


Stasiun TV: NTV


Penulis naskah: Oishi Shizuka (Contrail, Second Love, Kazokugari)


Pemeran: Kitagawa Keiko, Imoto Ayako, Usuda Asami, Chiba Yudai, Kudo Asuka, Nakamura Toru, Araki Yuko, Kajihara Zen, Suzuki Hiroki, Honda Chikara, Ryo (guest star), Nakano Yuta (guest star), Haida Shoko (guest star), Tomosaka Rie (guest star), Yamada Maho (guest star), Watanabe Tetsu (guest star), Kato Kazuko (guest star), Kino Hana (guest star), Tonesaku Toshihide (guest star), Ono Yuriko (guest star)


Synopsis:


Dengan Olimpiade Tokyo yang hanya berjarak empat tahun, ada pemaksaan jual beli rumah-rumah di Tokyo. Sagenya Machi (Kitagawa Keiko) adalah supersales. Tidak ada rumah yang tidak terjual di tangannya. Machi mencari masalah dari klien dan keluarganya. Saat dia menyerang mereka, dia menyelesaikan masalahnya sekaligus dan menjual rumah yang merupakan pembelian terbesar hidup mereka.


Website: www.ntv.co.jp/ieuru




Shihei ~ Death Cash


Tayang: Pada 00.10 mulai Kamis, 14 July 2016


Stasiun TV: TBS


Penulis naskah: Yoshida Kaiki


Genre: Horror suspense


Pemeran: Matsui Jurina, Totsugi Shigeyuki, Kiyohara Kaya, Kawaei Rina, Hayama Shono, Nakamura Yurika, Nishida Mai, Shison Jun, Yamada Yuki, Yoshioka Riho, Kakei Toshio


Synopsis:


Seorang mahasiswi, Minami Yuka (Matsui Jurina) mendengar soal “death cash” dari adiknya (Kiyohara Kaya) yang suka dengan kisah horor. Disebutkan jika orang mendapatkan uang itu, dia akan mendapatkan kutukan. Saat ‘death cash’ ini digunakan, gambar Fukusawa Yukichi yang muncul pada lembaran 10.000 yen akan berubah hitam dan pemakainya akan bertemu kematian yang buruk. Yang Yuka tidak tahu, ini bukan Cuma legenda masyarakat.


Suatu hari, teman Yuka Tachibana Ikumi (Nishida Mai) meninggal tiba-tiba secara misterius. Ada banyak lembaran uang 10.000 yen di sekitar jasadnya dan dua mata Fukusawa Yukichi berubah menjadi hitam. Setelah itu, orang-orang di sekitar Yuka dikutuk oleh ‘death cash’. Dengan bantuan detektif Iwamoto Takeshi (Totsugi Shigeyuki), yang mencari cara mengungkap kasus ini, mereka mulai menemukan polanya.


Website: www.tbs.co.jp/DeathCash




Onnatachi no Tokusou Saizensen


Tayang: Pada 20.00 mulai Kamis, 21 July 2016


Stasiun TV: TV Asahi


Penulis naskah: Fukasawa Masaki (Doctor Car, Keishichou Zero-gakkari, ST Aka to Shiro Sousa File)


Genre: Detective


Pemeran: Takashima Reiko, Miyazaki Yoshiko, Takahata Atsuko, Watanabe Ikkei, Aijima Kazuyuki, Iida Kisuke, Fuke Norimasa, Masuzawa Nozomu, Konno Narumi, Sugiura Kotono, Izumikawa Miho


Synopsis:


Polisi Muromachi Kyoko (Takashima Reiko) dan Ichijo Yayoi (Miyazaki Yoshiko) bekerja sama sementara mantan detektif Yasaka Misuzu (Takahata Atsuko) sekarang adalah koki kafe. Ketiga wanita ini sangat suka gosip. Mereka membahas soal apa yang mereka dengar. Gosip itu tentang informasi investigasi dan analisis kasus dari perspektif berbeda. Mereka mulai menemukan petunjuk tak terduga yang terhubung dengan penyelesaian kasus.


Website: www.tv-asahi.co.jp/onnatokusou




Hajimemashite, Ai Shiteimasu


Tayang: Pada 21.00 mulai Kamis, 14 July 2016


Stasiun TV: TV Asahi


Penulis naskah: Yukawa Kazuhiko (Gisei Fuufu, Marumaru Tsuma, Kaseifu no Mita)


Genre: Family


Pemeran: Ono Machiko, Eguchi Yosuke, Hayami Mokomichi, Sakai Maki, Yo Kimiko, Fuji Tatsuya


Synopsis:


Umeda Mina (Ono Machiko) adalah seorang pianis terkenal dan ayahnya adalah konduktor terkenal. Dia punya tujuan untuk menjadi pemenang dalam kompetisi piano internasional. Tetapi usahanya selalu gagal dan sekarang kesempatan terakhirnya di usia 35 tahun. Mina menikah dengan Shinji (Eguchi Yosuke) selama 10 tahun, tapi mereka tidak memiliki anak. Suatu hari, seorang anak kecil dengan wajah penuh luka masuk ke kebun mereka. Terkuak kalau anak kecil ini dianiaya. Tapi beberapa hari kemudian, anak kecil ini muncul lagi. Merasa kalau ini takdirnya, Shinji memutuskan mengadopsi anak ini secara rahasia.


Website: www.tv-asahi.co.jp/hajimemashite



Kelanas’s note:


Dari beragam drama di bagian pertama ini, Na ngikuti Sukina Hito ga Iru Koto. Ya, tipikal cerita komik tapi lumayan manis sih. Lagipula pasti banyak yang nungguin kan, karena ada si cakep dek Yamazaki Kento dan abang Miura Shohe pula. Buat yang nggak pengen terlalu banyak mikir, ini drama yang sip. Awas kalau laper nanti, karena di drama ini ada banyak kue-kue enak.


Nah buat mengimbanginya, Na juga ngikutin yang rada serius. ON-Todo Hinako. Ketemu Haru lagi deh di sini, setalah di Sekai Ichi Muzukashii Koi. Sebenarnya Na lebih penasaran sama abang Yokoyama Yu. Wajahnya itu ... keplak-able banget tapi bikin meleleh. Na masih kebayang wajah dia jadi penjahat di Hidarima Tantei Eye (2010) yang lalu deh. Ntah kenapa, menurut Na, akting Haru di sini sama aja dengan di Sekai Ichi deh. Hmmm ... kamu perlu menunjukkan karakter berbeda nih, Haru.


Oh ya, dramanya Takei Emi yang Seisei Suru Hodo, Ai Shiteru juga layak masuk list lho. Na udah nyicip episode pertama. Menarik sih, tapi agak terlalu manis buat Na. Hahahaha. Jadi sementara Na tangguhkan dulu lanjut nontonnya.


Tenang aja, drama musim panas nggak Cuma segini kok. Masih ada list-nya di bagian berikutnya. Sampai jumpa


Cr. All English text from www.jdramas.wordpress.com


Kelana hanya menerjemahkan dalam bahasa Indonesia


Posting at www.elangkelana.net


 
Bening Pertiwi 15.05.00
Read more ...