Sinopsis dorama Death Note episode 09 part 1. Orang yang namanya ditulis dalam buku ini akan mati. Jika penyebab kematian nya tidak di spesifikasikan, maka dia akan mati karena serangan jantung.



Jika Anda kehilangan Death Note atau dicuri, Anda akan kehilangan kepemilikannya kecuali Anda mengambil dalam waktu 490 hari.



Death Note 9101



L masih saja mencurigai Light, meski dalam masa penahanan Light, tetap terjadi kasus pembunuhan misterius. L menjebak Light di sebuah gedung gelap terbengkalai. Satu per satu kedok Light pun dibongkar oleh L. Hingga keduanya berebut death note, untuk saling menuliskan nama satu sama lain.



Death Note 9102



Light mendapat pesan dari jaksa Mikami yang menunjukkan nama L. Tapi setelah nama itu ditulis di dalam Death Note, tidak terjadi apapun. L masih baik-baik saja, masih hidup. Yang dibawa L adalah Death Note palsu yang sengaja dibuat oleh Watari, untuk menjebak Light. L akan menggunakan Death Note palsu yang ada tulisan Light itu sebagai barang bukti.



Death Note 9103



L menyeringai, merasa menang. “Terima kasih telah membuat bukti, dari pada pengakuan. Bukankah sudah saatnya, untuk mengaku bahwa kau adalah "Kira" ? Sejak awal insting ku benar. Sejak menggunakan Lind L Taylor. Di dunia ini, keadilan akan selalu menang!”



Light mulai terpancing emosinya, “Kalau keadilan selalu menang, Kira tidak akan lahir!” Light berkeras kalau apa yang dilakukannya ini adalah benar. Apalagi sudah banyak orang yang berhasil diselamatkan, saat tidak ada yang bisa melakukannya.



“Yang bisa kau lakukan hanyalah membunuh. Kau menganggap dirimu tuhan ya? Aku menganggapmu, pembunuh bodoh, yang putus asa. Lalu...temanku satu-satunya. Kalau tidak ada pertentangan ini, aku sangat ingin kita bersahabat.”



“Tapi, kalau tidak ada pertentangan ini, kita tidak akan pernah bertemu,” balas Light sinis.



Death Note 9104



Saat itu rombongan det.Yagami dan yang lain tiba. Merasa sudah menang, L berbalik. L berniat menjelaskan semuanya pada det.Yagami dan yang lain. Wajah Light makin pias. Ia tidak bisa mengatakan apapun maupun melakukan apapun.



Tapi saat berjalan mendekati para polisi, tiba-tiba L terjatuh. Hentakan keras terasa di dadanya. Death note palsu yang dipegangnya terjatuh. L sempat berbalik dan melihat Light tengah berdiri mematung melihatnya. L tidak melihat Light melakukan apapun.



Death Note 9105



L ambruk persis di depan para polisi. Mereka langsung mengerubungi L. Dengan suara tercekik, susah payah L berusaha menjelaskan. Jarinya menunjuk pada Light. Satu per satu kilasan pengamatan terhadap Kira berlalu lalang di kepala L. Tapi ia tidak menemukan apapun.



Dan sekarang, tidak ada lagi suara yang terdengar. L benar-benar ambruk. Nafas maupun detak jantungnya tidak ada lagi. L MENINGGAL!!!



Death Note 9106



Light yang sejak tadi hanya berdiri mematung akhirnya histeris. Ia menghambur, memeluk L dan terus memanggil nama L. Tangisnya pecah dengan L ada di dekapannya.



Di sela-sela tangisnya, Light mulai menceritakan semua, “Aku telah membunuh "L". L tiba-tiba memanggilku. Dan menyuruhku mengaku kalau aku adalah "Kira". Berapa kalipun aku menyangkalnya, dia tidak mempercayaiku sama sekali. L memberikan nama aslinya padaku. Lalu dia menyuruhku mencoba membunuhnya. Aku bukan "Kira". Aku tidak bisa melakukan itu. Sudah berapa kali aku mengatakannya padanya. Aku telah membunuh "L" !”



Death Note 9107



“Bukan kau yang membunuhnya,” det.Yagami memotong ucapan Light. Pengakuan ini membuat mereka semua kaget. “Itu buku palsu. L mempercayakan buku yang asli padaku. L tidak memberitahukan letak buku itu pada siapapun.”



Pertanyaan selanjutnya, kenapa L membawa death note palsu? Satu-satu kemungkinan adalah untuk menjebak Light dan memaksanya mengaku. Tapi det.Yagami memastikan jika nama yang tertulis di death note itu tidak akan meninggal. Artinya ada orang lain yang membunuh L. det.Yagami menekankan lagi kalau Light bukanlah Kira.



Death Note 9108



Ambulan yang dihubungi telah datang. Mereka lalu membawa jasad L keluar gedung itu. Melihat putranya masih belum pulih dari syok dan memilih duduk di lantai, det.Yagami akhirnya membiarkan Light sendirin dan menyusul yang lain.



Light bangun. Ia mengusap air mata di pipinya. Tatapannya kembali menjadi Kira, “Kau sudah melakukannya dengan baik,” puji Light.



Saat itu ada orang lan yang juga muncul dari kegelapan, jaksa Mikami. Jaksa Mikami memberikan sobekan kertas death note yang berisi nama L di dalamnya. Di sebelahnya juga muncul Ryuk yang menyapa Light dengan sumringah.



“Light-cwan. Lama tidak bertemu. Kali ini kau benar-benar mengalahkan "L" ya,” puji Ryuk.



“Ya, aku berhasil. Aku menang!” senyum di wajah Light makin berkembang. Sekarang ia bahkan tertawa lebar atas keberhasilannya menyingkirkan L. (entah kenapa makin ke belakang, wajah paranoid Light makin keren deh)



Death Note 9109



Telepon di kediaman L berbunyi dan diangkat oleh Watari. Berita di seberang diterima Watari. Meski berusaha tetap tenang dan bersikap biasa, murung di wajah Watari ditangkap juga oleh Near.



Watari mengambil pakaian L, “Aku harus mengganti baju nya. Karena sudah agak kotor.”



“Apa yang terjadi ?” Near curiga.



Tidak punya pilihan lain, Watari akhirnya menceritakannya. L telah meninggal. Near kaget dengan berita ini. Kali ini yang muncul bukan Near, tapi kepribadiannya yang lain, Mello. Mello tidak terima karena Kira berhasil menaklukkan L. Mello bahkan berniat membalasnya. Tapi Watari sigap memegangi tubuh Near dan meminta Near untuk mengendalikan Mello. Near akhinya menyerah. Ia lunglai di dekapan Watari dan mulai menangi.



Death Note 9110



L berdiri di atas gedung. Ia memandangi secarik kertas death note yang berisi nama L di sana.



Ingatan Light melayang pada semua yang telah terjadi. Sejak awal, penyelidikan L memang benar adanya. Tentang tebakan awal L kalau Kira ada di daerah Kanto. Lalu kecurigaan L yang masih terus terjadi meski Light sudah membuktikan kalau dirinya bukan Kira. Ada saat lain L mengakui kehebatan Light. Ia bahkan meminta Light untuk menjadi temannya.



“Bukan keadilan yang menang. Orang yang menang, adalah keadilan. Ini adalah perpisahan yang sebenarnya, L.Lawliet,” Light mengeluarkan korek api dan membakar sobekan death note itu.



Death Note 9111



Watari masih mengenang L. Ia memegang kursi yang biasanya diduduki oleh L. Satu per satu momen saat L masih hidup muncul. L yang egois, yang selalu minta hal-hal aneh, tidak masuk akal dan memaksa. Tapi juga L yang permintaannya tidak pernah bisa ditolak. Senyum L saat permintaannya disanggupi Watari pun masih diingatnya dengan baik.



Watari membuka laptop milik L. Ia menemukan secarik kertas catatan di sana. Saat membaca isinya, Watari menangis tapi masih saja mengumpat kalau L benar-benar egois.



Watari menurut dan membuk laptop itu, seperti permintaan L. Tapi apa yang dilihatnya kemudian benar-benar membuat Watari terkejut.



Death Note 9112



L telah dimakamkan. Light bersama para polisi yang lain juga datang untuk menyampaikan salam perpisahan.



Tapi pikiran Light tidak ada di tempat itu. “Dengan begini, aku bisa terus tinggal di markas. Selanjutnya, aku tinggal menunggu waktu yang tepat untuk merebut Death Note dari tangan ayah. Saat "L" tidak ada... Mudah untuk membodohi orang-orang di markas.”



Sebuah suara mengagetkan mereka semua. Ternyata itu Watari. “Terima kasih sudah berkumpul disini. L meminta kalian berkumpul di tempat peristirahatannya sebagai permintaan "L" yang terakhir. Permintaan itu ada di video ini. Aku akan menyampaikan pesan "L" kepada kalian semua.” Watari menunjukkan rekaman L dari tabletnya.



Death Note 9113



Sementara itu di kediaman L, Near juga tengah melihat pesan dari L di laptopnya. “Kalau video ini sedang diputar, artinya aku sedang istirahat di tanah Jepang ya.”



Video itu adalah pesan L sebelum ia meninggal. Selain itu ada juga beberapa data yang ditinggalkan L di sana. L ingin agar penyelidikan Kira terus dilanjutkan, hingga Kira bisa ditangkap.



Rekaman pesan dari L masih terus berlanut, “Pada akhirnya, aku tidak bisa menangkap "Kira". Mungkin pertarungan dari "Kira", lebih sulit dari yang kalian bayangkan. Karena itu aku akan memperkenalkan penerusku di markas. Namanya Near. Aku sudah membicarakannya dengan petinggi kepolisian. Mohon bekerja sama dengan Near. Ungkap identitas "Kira", dan tangkap dia. Lalu, aku ingin kalian waspada. Jangan sampai buku pembunuh itu, dicuri oleh "Kira".



Death Note 9114



Kembali ke kediaman L



Si rambut putih memperkenalkan diri pada para polisi sebagai Near. Para polisi tidak cukup percaya dengan Near. Apalagi ia tampak masih sangat kanak-kanak. Tapi Near tidak peduli. Ia hanya melirik sekilas ke arah Light, satu-satunya orang yang bersikap dingin di ruangan itu.



“Near, berikan hasil laporanmu pada mereka,” pinta Watari kemudian.



Near menurut. Ia menunjukkan sejumlah foto di layar, “Sampai sebelum "L" mati, aku yakin "Kira" ada di antara Jaksa. L tewas karena ada orang yang melihat namanya. Hari disaat "L" tewas, orang yang bersama kalian melihat wajah "L" adalah...”



Foto di layar menunjukkan wajah-wajah para jaksa yang datang tepat di hari kematian L.



“Hari itu, yang datang kesini untuk mengambil bukunya adalah Mikami Teru, Yamanobe Takayuki, Yokowada Ken, dan 15 orang lainnya,” lanjut Near.



Melihat hasil kerja Near ini, polisi perlahan mulai menerimanya kalau Near sama hebat dengan L. Mereka kemudian sepakat untuk melakukan penyelidikan lebih lanjut didasarkan data-data yang ditunjukkan oleh Near tadi.



Sementara itu, Light yang sejak tadi diam sebenarnya menahan amarah di dadanya, “L, sejauh mana kau menceritakan tentangku pada Near ?”



Death Note 9115



Light nyaris berbalik sampai Near memanggil namanya.



“Apa aku boleh memanggilmu "Light-san "? Karena kalau tidak, nama panggilanmu dengan ayahmu akan sama,” pinta Near dengan senyum cerianya.



Light ingat L juga pernah mengucapkan hal yang sama, “Boleh kok,” Light mencoba bersikap sebiasa mungkin.



“L bilang Light-san adalah temannya yang paling berharga. Dia sangat senang karena Light-san bergabung ke markas ini. Light-san, mohon kerjasama nya,” ujar Near dengan senyum terkembang.



Tapi Light masih belum bisa tenang sepenuhnya, “Penerusnya hanyalah anak-anak ya. Dia tidak akan bisa menghalangiku. Yang bisa menjadi lawanku, hanyalah kau L,” ujar Light dalam hatinya.



Sementara itu, Near kembali ke kursi yang biasa diduduki L. Tapi ia sempat melirik sekilas ke arah Light. Apa yang dipikirkan Near?



Death Note 9116



Jaksa Mikami duduk di kursi menunggu kereta. Dengan earphone, ia mendengarkan berita juga juga dilihatnya di ponsel. Ia baru saja akan mengeluarkan sobekan death note dan mulai menulis.



Tapi ada pesan masuk di ponselnya,” Waspadalah!”



Jaksa Mikami tahu persis pesan itu dari siapa. Ia mengerti dan batal mengeluarkan death note untuk menulis. Alih-alih ia justru mengeluarkan permen dari tasnya dan mulai mengunyah. Jaksa Mikami juga melihat sekeliling, mencari orang yang mencurigakan.



Dan benar saja. Tampak dua polisi tengah berdiri tidak jauh dan mengawasi jaksa Mikami. Tapi dilihat seperti apapun, mereka tidak menemukan hal mencurigakan dari jaksa Mikami.



Death Note 9117



Light tengah melamun di atas gedung saat seseorang datang mendekat.



“Terima kasih atas peringatannya. Aku sangat terbantu,” ujar jaksa Mikami.



Light memastikan kalau mereka tidak diikuti oleh siapapun. Ia menceritakan jika saat ini kepolisian sudah mulai mencurigai kejaksaan. Artinya kondisi semakin sulit. Tapi Light mengatakan kalau semua akan baik-baik saja. Apalagi jaksa Mikami juga memiliki mata shinigami.



“Kalau bisa, aku ingin kau melanjutkan pekerjaanmu menghukum orang yang bersalah sebagai tangan kanan "Kira". Tapi, jangan merasa terbebani,” ujar Light kemudian.



BERSAMBUNG



Sampai jumpa di Death Note episode 09 part 2



Picture and written by Kelana



FP: elangkelanadotnet twitter : @elangkelana_net



Kelana’s note (071215)



Halo semua. Kelana kembali nulis. Ada yang merindukan Kelana? #sokPentingPadahalNggakPenting



Atau ada yang merindukan tulisan Kelana? #hadeh



Maaf ya, sudah membuat kalian lama menunggu. Istirahat seminggu cukup lumayan mengembalikan kesehatan Na. Ya meski belum pulih sepenuhnya sih, tapi semoga nggak drop lagi. Jaga kesehatan juga ya.



Oh ya, sinopsis Death Note ini akan tetap Na lanjutkan sampai selesai kok. Tadinya mau Na dobel dengan From 5 to 9. Tapi, karena itu drama populer, dan Na sudah ketinggalan jauh, sepertinya nggak akan kekejar deh. Jadi, Na memilih mundur dari sinopsis From 5 to 9. Maaf ya, kalau nggak jadi dibuat. Buat yang terlanjur penasaran, kalian bisa kok cek di blog sebelah. Sepertinya itu juga apdet tiap minggu deh.



Bagaimana dengan Na? Na merindukan bang iJun atau bang Hiro kembali ke drama. Tapi masih harus sabar lagi. Bang Hiro … entah seperti apa kabarnya. Bang iJun masih asyik di stage play. Jadi entah kapan lagi ngelihat si abang di drama. Sabar aja deh. Masih banyak yang lain kok. Biarin aja dibilang selingkuh, hehehe #curcol



Udahan ah, kepanjangan kan jadinya curcol ini. Selamat membaca. Sekali lagi Na minta maaf dan terimakasih buat temen-temen reader yang setia menunggu tulisan Na.

Bening Pertiwi 14.14.00
Read more ...

Sinopsis dorama Death Note episode 08 part 2. Rencana yang dilakukan Light berjalan mulus. Tapi, semua belum usai. Karena L masih saja curiga pada Light.



Lalu, Misa yang mendapat tugas dari Light untuk menggali lagi death note miliknya yang disembunyikan Light, justru diserang di hutan. Kini death note itu diambil entah oleh siapa.



Death Note 8201



Near mendatangi apartemen Yudagawa dan menagih death note yang diambil dari Misa. Tapi Yudagawa yang kaget dengan kedatangan orang aneh berambut putih seenaknya ke apartemennya malah berteriak kesal. Dan saat Near mengungkap kehidupan kelamnya, Yudagawa semakin marah. Yudagawa pun mendorong dan menghempaskan Near ke lantai.



Sudut bibir Near berdarah. Alter egonya, Mello pun muncul. Near langsung dikuasai Mello yang bengis. Semua terjadi begitu cepat.



Death Note 8202



Near menghubungi L dan mengatakan kalau Yudagawa ini mencuri buku yang diambil dari Misa, tetapi tidak memiliknya. Karena buku itu kini sudah diambil seorang jaksa.



“Omong-omong...Dia mati,” ujar Near.



Death Note 8203



Salah satu bawahannya membawakan kiriman untuk jaksa Mikami di ruangan. Saat itu, teleponnya pun berbunyi.



“Yang kau lakukan adalah kejahatan. Bukankah pekerjaan jaksa itu untuk melawan penjahat dalam lingkup hukum?” ujar suara di seberang.



Jaksa Mikami curiga. Ia pun menyuruh bawahannya untuk keluar sementara ia melanjutkan pembicaraan lewat telepon.



“Yang kau lakukan bukanlah keadilan. Meski bukan keadilan, tapi harus dilakukan. Karena kita tak hidup di dunia di mana keadilan selalu menang. Kau melakukannya dengan baik. Sebuah keajaiban buku itu jatuh pada orang sepertimu. Mari bertarung bersama-sama. Mari singkirkan orang yang menghalangi jalan kita. Di dalam dus itu merupakan bukti ketulusan untuk kalian berdua,” ujar suara di seberang yang ternyata Light.



“Kalian berdua?” jaksa Mikami heran. Ia pun membuka paket itu yang ternyata isinya apel. Melihat apel merah di kotak, tanpa ragu Ryuk langsung mengambilnya dan memakannya.



“Apel selalu terasa sangat enak jika lama tak memakannya. Light! Terima kasih!” ujar Ryuk girang bukan main.



Jaksa Mikami mengerti, “Kira,” tebaknya.



“Benar, aku Kira. Mikami Teru-san, mari bersama-sama ciptakan dunia tanpa kejahatan.”



Death Note 8204



L berniat melakukan negosiasi dengan kementrian hukum untuk membuktikan buku death note itu pada para narapidana yang dihukum mati. Tapi, det.Yagami tidak setuju dengan ide itu. Menurutnya itu melanggar HAM.



“Suduh kuduga kau akan bilang begitu,” komentar L. Saat itu Near datang. L memperkenalkan Near pada det.Yagami sebagai detektif Babel pada kasus sebelumnya yang melibatkan perusahaan Yotsuba. “Meski kelihatan seperti anak kecil, tapi dia tangan kananku.”



Death Note 8205



L dan Near memanfaatkan waktu mereka sendiri. Keduanya asyik bermain puzzle seperti biasa. Sementara itu, det.Yagami mengobrol bersama Watari.



Watari menceritakan jika L dan Neart tidak memiliki keluarga. Dan dialah yang selama ini mengasuh mereka di sebuah rumah di Inggris. L dikenal sebagai anak yang keras kepala dan sulit diajak kerjasama. L juga sering bermain sendirian. Tapi kemampuan menyelidikinya luar biasa. Selama ini L hanya bisa nyambung dengan Near.



“Saat L belajar tentang pembunuhan berantai tanpa jejak bukti apa pun, matanya berkilauan. Mungkin setiap orang memiliki misi saat dilahirkan. Aku akan tetap menjaga L selama aku masih hidup.



Saat itu L kemudian mendekati det.Yagami, “Yagami-san. Mungkin terlambat mengatakan ini tapi, apa pun yang terjadi mulai saat ini, jangan memalingkan pandanganmu.”



“Apa yang kau rencanakan?” det.Yagami curiga.



“Akan kuselesaikan beberapa hal dengan Kira,” ujar L mantap. “Ya. Akan kuakhiri penyelidikan Kira.” L kembali kepada Near.



“L, Kenapa memperkenalkanku? Kau takkan kalah, 'kan? Mari letakkan potongan terakhir bersama-sama,” ajak Near.



Death Note 8206



Jaksa Mikami menemui Light di atap gedung.



“Senang bertemu denganmu. Tentang yang kau minta tadi sudah siap,” lapor Jaksa Mikami.



Light tersenyum sarkas, “Besok. L, ayo akhiri ini.”



Apa yang direncanakan oleh Light?



Death Note 8207



Hari berikutnya



Jaksa Mikami beserta anak buahnya datang ke kediaman L. Saat itu Light hanya memandangi mereka dari luar.



Ponsel Light berbunyi, dari L, “Aku di lobi. Aku akan segera ke sana.”



“Tidak, bukan ke kantor penanggulangan,” elak L cepat.



Jaksa Mikami tiba di kediaman L. Tanpa aba-aba, ia memerintahkan anak buahnya untuk menyita semua yang ada di ruangan itu. Semua yang berhubungan dengan penyelidikan Kira. Meski yang lain protes, hanya det.Yagami yang tetap duduk tenang. Sepertinya ia sudah tahu rencana L.



Death Note 8208



L meminta Light untuk menemuinya di sebuah tempat. Gedung terbengkalai yang cukup gelap. Sementara itu, televisi di ruangan L juga menyala. Rupanya L sudah memasang cctv di tempat ia bertemu dengan Light. Dan sekarang semua orang memperhatikan rekaman itu.



“Kenapa kau kabur? Mereka akan salah sangka. Mari kembali,” bujuk Light pada L.



Semua orang di ruangan L kaget. Mereka tidak mengerti apa yang sebenarnya terjadi. Watari hanya mengatakan kalau semua sudah direncanakan oleh L.



“Sebelum kembali ke kantor, maukah kau mendengarkan kesimpulanku tentang buku pembunuh ini?” L mengeluarkan death note yang dibawanya. “Kau ingin tahu? Menurutmu apakah buku ini dapat membunuh orang bahkan jika halamannya disobek?”



Light mulai geram. Ia masih diam saja, tapi dalam hati ia mulai mengumpat kesal, “Sudah kuduga dia mencurigaiku. Karena itu membawaku ke sini. Dia mungkin juga merekam,” Light melirik sekeliling. Mencari alat perekam di sana.



L melanjutkan ucapannya, “Jika kau bisa membunuh orang dengan menulis namanya di sobekan halaman. Aku menganggap ini hanya kertas biasa. Kau bisa membunuh seseorang dengan memaksa mereka menulis namanya sendiri. Bukan itu saja. Kau bisa menggunakan itu sebagai alibi. Contohnya saat Kira di bawah pengawasan, tidak mungkin untuk membunuh tanpa ada yang melihat.”



L masih berusaha menyembunyikan ekspresinya, “Bilang begitu sih mudah...”



“Jika kau bisa melakukan itu, kau bisa membunuh seseorang setiap saat dan di mana saja. Contohnya saat semua orang mengawasimu. Jika menggunakan otakmu, jadi tak terbatas. Dan kemampuan untuk mengetahui nama hanya dengan melihat wajah, seperti Kira kedua, pasti mahal harganya. Itu sebabnya Kira pertama tak melakukan pertukaran, karena takut resikonya. Higuchi memperoleh kemampuannya setelah terpojok,” L mengacu pada Higuchi yang pada saat terdesak tiba-tiba bicara pada shinigami dan minta pertukaran. L melanjutkan ucapannya, “Kuhabiskan waktu di sini sebagai Kira, untuk memikirkan cara penggunaan buku ini. Dan saat kulakukan, anehnya, wajah orang tertentu terlintas di benakku. Meski kuberharap bukan dia orangnya, semakin kusadari betapa buku ini dapat digunakan, akhirnya, tetap orang itu yang terlintas. Tapi, aku tak punya cara membuktikannya. Jika si pemilik buku tidak menulis nama seseorang selama 13 hari berturut-turut, ia akan mati. Aturan ini sendiri adalah masalah.”



“Jadi, Kira adalah orang yang dekat denganmu?”



“Itulah asumsiku,” jawab L gamblang. “Hei, Light-kun... Mari sama-sama cari Kira dengan cara yang berbeda. Kita sama-sama menangkap Higuchi, 'kan? Jika kita bersama-sama, kita bisa menangkapnya.



L membuka buku itu dan bersiap menulis. Sementara Light yang mulai ketakutan berusaha menghentikannya.



Death Note 8209



Near juga tengah mengikuti pembicaraan L dengan Light, di tempatnya sendiri. Tapi soro tamanya adalah milik Mello, bukan Near, “Siapa yang akan kembali hidup-hidup? L atau Kira?”



Death Note 8210



Light masih saja bersikap tenang. Ia masih menjaga sikapnya karena tahu, saat ini apapun yang mereka katakana atau lakukan, tengah dilihat juga oleh orang lain.



“Aku tak berpikir akan seperti ini. Aku tak peduli siapa pelakunya.Sebaliknya, memecahkan kejahatan tanpa petunjuk apa pun membuatku bersemangat.Lalu bertemu denganmu, dan untuk pertama kalinya aku tertarik pada seseorang. Kenapa kau mulai menggunakan benda ini?” L masih terus memancing Light agar mengaku. “Kau tertarik? Pertama kali kau membunuh orang, kau tak sepenuhnya paham apa yang dilakukan buku ini, 'kan? Lalu takut dan mencoba membuangnya, 'kan? Tapi kau selalu dipaksa untuk menggunakan buku ini karena tak ada pilihan lain. Itu terjadi saat insiden Yagami Soichiro disandera, 'kan?”



“Kau salah!” elak Light cepat.



“Lalu Yagami Light menjadi Kira,” L terus saja mengoceh. “Suara-suara yang membenci kejahatan membuatmu menjadi Kira. Tapi itu hanya alasan, 'kan? Aku ingin menghentikanmu. Karena kita teman, 'kan? Mengakulah kalah. Kau itu Kira.”



“Bukan aku.”



Death Note 8211



L naik ke salah satu tempat tinggi. Ia mengambil kamera yang sejak tadi mengawasi mereka. Tidak ketinggalan, ia juga mengambil perekam suara di sana. sekarang mereka benar-benar hanya berdua.



“Tidak ada kamera lagi!” L masih saja menuntut pengakuan Light.



Tapi Light masih saja mengelak, “Jika aku Kira, aku sudah mati, 'kan?! Aturan itu sudah tertulis... Itu membuktikan, bukan?”



“Jika ini asli,” L tersenyum menyeringai.



Death Note 8212



L menatap Light lekat-lekat, “Kau sudah terlalu jauh untuk mundur, 'kan? Karena itu, aku akan menghentikanmu.”



“Menghentikanku?” Light mulai terpancing. “ Jika kau menulis namaku, kau juga akan mati! Mari berjumpa 13 hari lagi!” tantang Light.



Death Note 8213



Tapi L sudah tidak peduli lagi dengan apa yang dikatakan Light. Ia membuka buku itu dan mulai menuslikan nama Light. Light yang panic berusaha menghentikannya. Keduanya terlibat perebutan buku. Light berusaha merebut buku itu dari L. Mereka berkelahi dan saling dorong. Hingga akhirnya Light berhasil menjatuhkan L. Dan Light berhasil merebut buku itu lagi.



“Dengarkan aku! Keadilan selalu menang! Kau tidak tahu namaku, 'kan? Percuma. Kau tak bisa membunuhku. Akankah kau mengaku kalah dan menebus kejahatanmu... Atau menulis namamu sendiri di sana dan mati? Apa pun yang kau pilih, kau kalah. Menyerahlah, Yagami Light!” ujar L yang masih terengah-engah. Ia berusaha bangun dengan sudut bibir yang telah terluka.



Death Note 8214



Ponsel Light berbunyi. Setelah melihat isinya, Light tersenyum girang, “Akhirnya aku tahu...Ryuga. Bukan... L. Lawliet.” Light menyodorkan layar ponsel itu pada L. Di sana ada pesan yang berisi nama L.



Pesan itu berasal dari jaksa Mikami. Saat sang jaksa bersama timnya datang dan hendak menyita semua barang-barang penyelidikan Kira, jaksa Mikami menggunakan mata shinigami untuk melihat nama L dari rekaman yang mereka saksikan. Dan jaksa Mikami pun mengirimkan pesan nama itu ke ponsel Light.



Light masih dengan seringainya, “Aku tak bisa kalah darimu. Aku menciptakan dunia tanpa kejahatan. Agar itu terwujud, aku...Tak ada hal yang tak bisa kulakukan! Jika bisa, aku juga ingin menunjukkannya padamu...Dunia yang Kira ciptakan...Jika bisa...Aku ingin...Aku ingin menjadi temanmu selamanya. Tapi...Inilah yang terjadi... Selamat tinggal,” Light selesai menuliskan nama L di buku itu lalu menyodorkannya pada L. Nama L yang sesungguhnya, L. Lawliet.



Death Note 8215



Light melihat ke jam tangannya, menunggu. Empat puluh detik sudah berlalu seperti biasanya. Tapi tatapan puas Light berubah ketakutan saat ia melihat L ternyata masih sanggup bangkit dan bangun, “Masih hidup? Kenapa?”



L tersenyum penuh kemenangan melihat kegagalan Light. Semuanya telah terbukti. Tapi masalah belum selesai.



BERSAMBUNG



Sampai jumpa di Sinopsis Death Note episode 09 part 1



Pictures and written by Kelana



FP: elangkelanadotnet, twitter : @elangkelana_net



 
Bening Pertiwi 14.15.00
Read more ...

Sinopsis dorama Death Note episode 08 part 1. Orang yang namanya ditulis dalam buku ini akan mati. Jika penyebab kematian tidak ditulis, orang tersebut akan mati karena serangan jantung. Jika si pemilik buku tidak menulis nama seseorang selama 13 hari berturut-turut, ia akan mati.



Rencana Light kali ini benar-benar jenius. Dengan membuang kepemilikan death note sementara dan membuat dirinya ditahan oleh L, Light berhasil mengkambinghitamkan orang lain sebagai Kira.



Death Note 8101



Saat kembali memegang death note, ingatan Light juga kembali. Dan untuk mendapatkan kembali kepemilikan death note, Light pun membunuh orang itu. Orang yang dikambinghitamkan sebagai Kira, Higuchi.



Death Note 8102



Jaksa Mikami masih ada di kantornya saat berita mengenail Kira yang tertangkap, disiarkan. Dilaporkan ada pria yang menerobos masuk stasiun TV dan membawa senpi lalu ditangkap polisi.



Pria itu disinyalir sebagai Kira. Tersangka berusia 37 tahun bernama Higuchi Kyosuka alias Kira. Setelah ditangkap, dia meninggal karena serangan jantung. Kematiannya dianggap sebagai bunuh diri.



Tapi Jaksa Mikami masih belum percaya sepenuhnya jika pria ini adalah Kira asli.



Death Note 8103



Polisi masih membahas soal buku hitam itu di kediaman L. Mereka belum yakin jika benar bisa membunuh hanya dengan menulis di buku itu. Tapi nama-nama orang dalam buku itu sama persis dengan penjahat yang ditemukan meninggal belakangan dan juga nama-nama orang yang dianggap merugikan perusahaan Yotsuba.



Tapi L masih tidak yakin. Ia membaca sekali lagi copy halaman pertama buku itu. Tulis namanya, maka ia akan mati dalam 40 detik. Jika penyebab kematian tak disebutkan, ia akan terkena serangan jantung. Tapi sang pemilik death note, Higuchi meninggal, padahal namanya tidak tertulis dalam buku itu.



Padahal Misa yang selama ini dianggap Kira kedua, ada dalam pengawasan mereka sepenuhnya. Tidak mungkin dia bisa melakukan pembunuhan itu.



Death Note 8104



Sementara yang lain berdiskusi, Light masih memikirkan ide jeniusnya. Ia teringat pembicaraannya dengan dua shinigami, Ryuk dan Rem.



“Halaman Death Note dapat digunakan meski tersobek,” Light lalu memasukkan sobekan death note itu di bagian bawah jam tangannya yang bisa dibuka. Semua telah direncakana oleh Light dengan benar-benar matang.



Death Note 8105



Penyelidikan masih terus berlanjut. Berdasarkan aturan dalam death note (aturan palsu), jika pemilik death note tidak menulis nama orang dalam 13 hari, maka ia sendiri yang akan mati. Jadi, Light dan Misa yang dikurung lebih dari itu, tidak bersalah.



“Maaf meragukanmu selama ini. Sekarang keraguannya sudah hilang,” ujar L pada Light.



“Terima kasih, Ryuga,” Light tersenyum senang.



Death Note 8106



Flash back



Light meminta shinigami menambahkan lagi satu aturan pada death note. Tadinya Ryuk menolak. Tapi bujukan Light yang mengatakan akan memperlihatkan hal menarik, meluluhkan Ryuk.



Light meminta Ryuk agar menulis dalam aturan death note, jika si pemilik buku tidak menulis nama seseorang dalam 13 hari berturut-turut, maka ia akan mati. Lalu satu aturan lagi, jika Death Note dibakar atau dihancurkan, semua orang yang menyentuhnya akan mati.



Death Note 8107



Aturan palsu kedua itu membuat polisi dan L tidak punya pilihan lain. Mereka tidak bisa menghancurkan death note itu. Apalagi L telah menyentuhnya juga. Mereka memutuskan akan menjaga death note itu. Lalu penyelidikan terhadap eksekutif Yotsuba juga akan dilanjutkan.



L tadinya pamit pada adiknya, Sayu kalau ia akan jalan-jalan. Tapi masalah panjang ini memaksa Light memperpanjang ‘jalan-jalannya’. Light diajak ikut serta dalam penyelidikan lebih lanjut tentang Kira. Termasuk analisis terhadap death note itu.



“Sebagai teman aku berharap kau bisa menemaniku,” ujar L pada Light.



Tapi Light berpikir lain. Akan jadi masalah jika benar L akan menyelidiki death note itu. Kemungkinan akan ketahuan jika dua aturan terakhir dalam death note adalah palsu. Tapi polisi sudah berbagi tugas dan bersiap melakukan penyelidikan.



Light membahas soal Rem yang bisa dilihatnya bersama L. Tapi L memutuskan tidak akan mengatakan pada yang lain, sampai semua benar-benar aman. Itu artinya hanya orang yang pernah memegang death note-lah yang bisa melihat shinigami itu.



“Shinigami-san. Apakah ini bukumu? Bisakah aku membunuh orang hanya dengan menulis namanya di sini?” tanya L pada Rem. Tapi Rem memilih diam saja.



Light bicara dalam hati, tapi dimengerti oleh Rem, “Rem, kuselamatkan Misa sesuai janjiku.” Rencana Light berjalan lancar. Tapi dia masih akan mencari lagi death note lainnya yang sempat dikubur. Lalu death itu yang akan digunakannya untuk membunuh L.



Death Note 8108



Light menemui Misa di lobby hotel. Hari itu Misa dibebaskan. Misa merasa sedih karena belum bisa mengingat seluruhnya tentang Light. Tapi Misa tetap senang karena ia begitu mencintai Light.



Light memeluk Misa lama dan berbisik di telingat Misa, “Kau akan segera mengingatnya. Misa, aku ingin kau pergi ke suatu tempat, dan mengambil sesuatu di sana. Pastikan pergi sendirian. Jangan beritahu siapa pun.”



Di tempatnya, L masih asyik memperhatikan Light yang tengah berpelukan dengan Misa. Salah seorang polisi menegurnya, kalau sekarang itu sudah tidak perlu lagi.



Death Note 8109



Setelah melepas Misa, Light kembali ke kediaman L.



“Tadi kulihat kau memeluk Amane-san. Ingatanmu sudah kembali? Kau lupa kenapa berpacaran, 'kan?” selidik L lagi.



“Masih mencurigaiku?” tanya Light.



“Tidak. Aku hanya penasaran,” L.



Light geram dengan sikap L ini. Dalam hatinya ia ingin agar Misa segera menyentuh death note lagi dan mengingat nama L sehingga Light bisa menghabisinya. Untungnya, semua halaman death note yang digunakan Light telah disobek, sehingga tidak ada bukti yang mengarah padanya.



Death Note 8110



Flash back



Light menjelaskan rencananya pada dua shinigami. Light juga meminta keduanya bertukar death note, meski awalnya Ryuk menolak. Karena tidak akan terjadi apapun jika dua shinigami bertukar death note.



“Yang memiliki Death Note merah bukan Rem, tapi Ryuk. Ryuk tidak ada hubungan dengan pada umur Misa. Dia akan membiarkannya melakukan pertukaran mata shinigami. Misa akan melihat nama L dengan mata shinigaminya,” ujar Light dalam hati.



Death Note 8111



Seperti intruksi Light, Misa menuju tempat yang ditentukan. Ia mulai menggali tanah. Setelahnya menemukan sebuah kotak. Di dalam kotak itu ada buku berwarna merah yang dibungkus plastic.



“Buku?” Misa heran. Tapi semuanya tiba-tiba gelap.



Death Note 8112



“Misa seharusnya sudah menggali buku itu sekarang,” ujar Light dalam hati. Ia memikirkan jika Misa telah menukar umurnya dengan mata shinigami. Light lalu menawari L untuk makan malam bersamanya dan Misa.



“Kenapa mengajakku makan malam?”



Light berusaha bersikap sesantai mungkin, “Akhirnya kau tak mencurigai kami, sebagai teman aku ingin memperkenalkanmu pada Misa. Ya?”



“Light-kun, makan malamnya tak memungkinkan,” ujar L.



Light heran. Tapi ponselnya kemudian berbunyi.



Death Note 8113



Setelah menggali buku itu, Misa dipukul oleh seseorang hingga pingsan. Saat ditemukan, Misa tidak sadar dan kini dibawa ke rumah sakit. Telepon di ponsel Light tadi ternyata dari rumah sakit yang memberitahukan kabar Misa.



Misa menghambur ke pelukan Light saat Light datang. Kepala Misa masih diperban karena lukanya.



“Apa kau melihat wajah orang yang menyerangmu?” tanya L.



Tapi Misa tidak mengingatkan sama sekali.



“Kau terluka? Begini, bukunya … kau sudah ingat? Mana bukunya?” tanya Light.



“Ingat apa?” Misa tidak mengerti. Ternyata penyerang itu juga membawa lari death note merah.



Death Note 8114



Malamnya, jaksa Mikami duduk di mobil bersama preman yang menyerang Misa. Preman itu pun menyerahkan kotak berisi death note tanpa memeriksanya sama sekali.



Jaksa Mikami begitu bersemangat memeriksa kotak itu. Ada buku warna merah dengan tulisan ‘death note’ di sana. Lalu sebuah surat yang juga menyertainya.



Misa, saat membaca surat ini, kau sudah mengingat semuanya. Kau ingat aku mengajak L ke konsermu? Kali ini lihatlah namanya, tulis di sini dan bunuh dia. Bakar surat ini setelah membacanya. Kira.



Death Note 8115



Sementara itu, Light benar-benar dibuat pusing. Ia tidak mengira kalau rencananya kali ini kacau. Buku yang harusnya ada di tangan Misa, kini ada di tangan orang lain. Apalagi ada surat di sana yang ditulisnya dengan nama Kira.



“Harus kudapatkan kembali buku itu sebelum jatuh ke tangan polisi!”



Death Note 8116



Light kembali ke kediaman L. Di sana, Light sudah disambut oleh L dengan pertanyaan tentang Misa. Lagi Light mengaku kalau semua baik-baik saja.



Kali ini mereka menyelidiki orang yang menyerang Misa.



“Katakan padaku kapan dan di mana Misa diserang. Kamera keamanan mungkin menangkap sesuatu,” ujar L.



Death Note 8117



Light dan Matsuda datang ke apartemen pria bernama Yudagawa. Dengan caranya, L berhasil menemukan pria yang menyerang Misa ini.



Saat didatangi, apartemen Yudagawa ini kosong. Light dan Matsuda pun langsung masuk. Light menemukan banyak barang di apartemen itu, tapi tidak ada barang yang dicarnya, death note. Yudagawa ini pria yang bekerja di kantor detektif atau semacamnya.



Yudagawa pulang saat sadar kalau ada yang masuk apartemennya. Ia pun segera berlari pergi. Light yang sadar buruannya pergi, segera mengejar dan akhirnya berhasil meringkusnya. Light memberondongnya dengan pertanyaan soal barang yang kemarin diambilnya dari Misa di hutan.



Death Note 8118



L mengunjungi Near di tempatnya. Near mencurigai si Yudagawa ini. Ia memberi L saran untuk bertanya langsung, apakah yang dicurinya dari Misa adalah death note atau bukan.



Tapi L mengingkari hal itu. Ia mengacu pada aturan di halaman depan death note. Jika si pemilik buku tidak menulis nama seseorang selama 13 hari berturut-turut, ia akan mati. Artinya Light ataupun Misa tidak bersalah.



“Hei L, tentang yang kau katakan sebelumnya...” ucapan Misa dipotong L.



“Near, berapa lama kau akan tinggal di Jepang?” tanya L.



“Sampai kasus Kira selesai,” ujar Near polos.



Watari mendekati kedua orang ini. Ia lalu menawari Near kue kesukaan Near.



L bangun dari kursinya, “Orang yang meletakkan potongan terakhir mungkin bukan aku. Mungkin kau,” ujar L pada Near, lalu beranjak pergi.



Death Note 8119



Jaksa Mikami memeriksa sekali lagi daftar para penjahat yang beredar. Ia merasa senang karena bisa mengukum orang-orang jahat itu.



“Jadi? Apa yang akan kau lakukan?” tanya Ryuk yang ada di sebelahnya.



Jaksa Mikami tersenyum, “Sudah jelas, 'kan? Lahir pahlawan baru!”



Death Note 8120



Di komputernya, Jaksa Mikami mengakses data para penjahat. Ia lalu menuliskan nama mereka dalam death itu satu per satu.



Jaksa Mikami merasa puas dan senang karena bisa menghukum para penjahat itu. Satu per satu dari mereka pun ditemukan meninggal karena serangan jantung.



Death Note 8121



Kediaman L



Polisi mendapat laporan soal para penjahat yang ditemukan meninggal karena serangan jantung, jumlah totalnya 47 orang. Semua nama itu diumumkan ke public setelah orang yang dicurigai sebagai Kira, Higuchi, juga tewas.



Dalam pikirannya, Light yakin kalau pelaku semua kasus ini adalah Kira. Orang yang mengambil death note dari Misa.



Dari para korban saat ini, semuanya adalah tersangka kejahatan keji. Mirip dengan Kira yang asli.



“Kira yang asli sudah kembali? Atau cuma peniru? Atau perbuatan salah satu pengagum Kira?” pertanyaan ini mengusik L.



“Pengagum?” ujar Light dalam hati. Ia ingat pada seorang pria yang mendekati Misa saat pemotretan sebelumnya. Dan pria itu ingin agar bisa bertemu dengan Kira.



Selama ini Kira memang memiliki situs penggemar. Banyak penggemar Kira yang menulis dukungan untuk Kira di situs itu.



Det.Yagami memutuskan untuk membuka kembali penyelidikan tentang Kira. Tapi saat ini jalan mereka masih buntu karena penyerang Misa sudah kabur.



Death Note 8122



Misa sudah kembali dengan aktitivas grupnya. Saat itu ia dihubungi oleh Light.



“Bagaimana lukamu?” tanya Light dari seberang.



“Sudah baikan. Hei, bukunya sudah ketemu?”



“Lupakan dulu. Kau ingat jaksa yang mengganggumu tempo hari? Kau tahu namanya?” tanya Light yang dijawab Misa dengan menyebut nama Mikami Teru.



Malam itu, Light menyelinap masuk ke sebuah ruangan. Ia mengacak-acak laci mencari sesuatu. Hingga akhirnya ia mendapatkan sebuah kartu nama milik jaksa Mikami Teru.



Death Note 8123



Jaksa Mikami masih berada di kantornya malam itu. Sementara Ryuk duduk di depannya.



“Saat kecil, aku menjadi ketua kelas,” jaksa Mikami mulai ceritanya. “Aku berusaha semampuku agar kelasku menjadi yang terbaik. Banyak yang memandangku sebagai gangguan. Lalu, setiap kali aku mendengar "terima kasih", aku senang melakukannya. Tapi kita tak hidup di dunia di mana keadilan selalu menang.”



Mikami kecli ternyata diganggu oleh sejumlah anak. Tapi teman-temannya yang lain hanya diam saja. Mereka tidak berani menolong Mikami. Tadinya Mikami berpikir ibunya akan membelanya. Tapi nyatanya tidak. Ibunya justru berpikir jika Mikami ikut berkelahi dan membuat masalah di sekolah.



“Saat itulah keajaiban...Tidak, kebetulan terjadi. Tiga anak yang menyerangku, tewas dalam kecelakaan. Semua itu karena ibuku. Penyingkiran orang yang melawanku sudah terjadi sebelumnya. Dan sekarang, aku bisa melakukan hal seperti itu dengan buku ini.”



Ryuk sangat senang dengan pemilik death note baru ini, “Dia tipe orang yang berbeda dengan Light, tapi lebih menarik dirinya!” ryuk begitu girang. “Mikami, bagus!”



Death Note 8124



Light sendirian di atap gedung. Ia masih memikirkan soal buku yang hilang dicuri, “Jika dia pengagum Kira, dan penilaiannya mirip denganku, mungkin dia bisa menjadi sekutuku. Dia mempunyai Death Note, tak boleh kubiarkan dia melihat nama dan wajahku!”



BERSAMBUNG



Sampai jumpa di Death Note episode 08 part 2 ya ^_^



Pictures and written by Kelana



FP: elangkelanadotnet, twitter : @elangkelana_net



 
Bening Pertiwi 14.04.00
Read more ...